Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mengeluarkan perintah eksekutif yang menaikkan tarif bea masuk untuk produk dari Kanada, Meksiko, dan China. Hal ini dilakukan untuk menutup celah yang digunakan oleh Temu dan Shein dalam menjual barang murah di Amerika Serikat. Dengan tarif bea masuk sebesar 25 persen untuk produk dari Kanada dan Meksiko, serta 10 persen untuk produk dari China, aturan baru ini berlaku efektif mulai Selasa. Menariknya, aturan ini juga menghapus pengecualian “de minimis” yang sebelumnya memperbolehkan eksportir untuk mengirim kemasan dengan harga kurang dari US$ 800 ke AS tanpa dipungut bea masuk. Data dari badan bea cukai AS menunjukkan bahwa sekitar 1,3 miliar paket diimpor menggunakan mekanisme de minimis pada tahun 2024, yang jauh lebih tinggi dari 139 juta paket pada tahun 2015. Mayoritas paket ini berasal dari aplikasi ecommerce asal China seperti Temu, Shein, atau AliExpress, yang menawarkan barang-barang dengan harga sangat rendah. Sebagai antisipasi terhadap penghentian pengecualian de minimis, Temu dan Shein telah melakukan strategi, termasuk mencari penjual dengan stok di Amerika Serikat dan membuka pusat distribusi di AS. Penurunan pengecualian ini juga mendorong Amazon untuk meluncurkan platform Haul, yang memudahkan pedagang untuk langsung mengirim barang dari China ke konsumen. Hal ini menunjukkan dampak luas dari keputusan Trump dalam regulasi impor produk dari negara tertentu.
Penemuan Trik Aplikasi China vs Amerika: Ancaman Terbaru UMKM
Read Also
Recommendation for You

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini baru saja mengadakan pertemuan dengan…

Pada minggu pekan lalu, sebuah bola api terang benderang terlihat menerangi langit Eropa, menciptakan ketertarikan…

Badan intelijen Belanda mengeluarkan peringatan terkait adanya aksi peretasan yang dapat menyadap akun WhatsApp dan…

Masuknya perusahaan teknologi Anthropic ke dalam daftar hitam Amerika Serikat telah menuai keprihatinan yang besar…

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diproyeksikan akan memberi kontribusi sebesar US$ 15,7 triliun…







