Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Palácio do Planalto di Brasília, untuk bertemu dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, berlangsung dalam suasana khidmat dan berwibawa. Presiden Prabowo tiba pada pukul 10:35 pagi waktu setempat pada hari Rabu (9 Juli), disambut dengan upacara militer penuh yang dipimpin oleh Presiden Lula. Mengenakan setelan gelap dan peci tradisional Indonesia, Prabowo memberi hormat saat melintasi Penjaga Kehormatan Brasil yang rapi untuk menyambutnya.
Bendera Indonesia merah-putih dikibarkan bersamaan dengan bendera nasional Brasil sambil lagu kebangsaan Indonesia Raya dimainkan dengan khidmat. Prabowo berdiri dalam keheningan hormat bersama Lula, tidak hanya saat lagu kebangsaan Indonesia berkumandang tetapi juga ketika lagu kebangsaan Brasil bergema di lapangan – sebuah gestur yang mencerminkan rasa hormat mendalamnya terhadap rekan diplomatiknya dan nilai-nilai kenegaraan.
Setelah upacara penyambutan, kedua kepala negara memasuki istana, saling berjabat tangan hangat, dan berfoto resmi sebelum melanjutkan bersama untuk menyapa anggota delegasi masing-masing. Presiden Prabowo didampingi oleh beberapa pejabat senior Indonesia, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar Indonesia untuk Brasil Edy Yusup.
Dari pihak Brasil hadir Menteri Luar Negeri Mauro Vieira, Menteri Pertanian Carlos Henrique Baqueta Fávaro, Menteri Pendidikan Camilo Santana, Menteri Pembangunan Sosial José Wellington Barroso de Araújo Dias, Menteri Lingkungan Hidup Marina Silva, dan Penasihat Presiden Celso Amorim. Turut hadir juga Presiden COP30 André Aranha Corrêa do Lago dan Duta Besar Brasil untuk Indonesia George Prata. Kunjungan ini semakin berkesan dengan penampilan seremonial dari band militer Brasil dan kavaleri berkuda, yang dengan bangga mengibarkan bendera Indonesia dari balkon istana – momen simbolis yang menekankan pertumbuhan persahabatan antara dua negara anggota G20 dan BRICS tersebut.


