China sedang menyelidiki kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang diduga diskriminatif terhadap perusahaan China, terutama terkait perdagangan chip dan dugaan praktik dumping. Sejumlah langkah yang diambil oleh AS dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pembatasan chip dan kontrol ekspor produk lainnya, menimbulkan ketidakpuasan bagi China. Kementerian Perdagangan China melihat kebijakan AS tersebut sebagai hambatan bagi pengembangan industri teknologi tinggi China, seperti chip komputasi dan kecerdasan buatan (AI). Penyelidikan ini dilakukan bersamaan dengan perundingan ekonomi antara China dan AS di Madrid, Spanyol, di mana kedua negara membahas isu-isu perdagangan mulai dari tarif, kontrol ekspor hingga kebijakan terkait TikTok. China juga menekankan perlunya AS untuk memperbaiki praktik yang dianggap keliru dan menghentikan tindakan diskriminatif terhadap perusahaan China. Beijing bahkan siap mengambil langkah tegas untuk melindungi perusahaan lokalnya jika AS terus melakukan pembatasan dan kampanye pemblokiran. Langkah ini menunjukkan bahwa China berusaha keras untuk membalas tindakan diskriminatif AS dan melindungi kepentingan perusahaan dalam negeri.
China Balas Dendam: Ancaman bagi Amerika
Read Also
Recommendation for You

Motorola, perusahaan yang dulu memimpin pasar ponsel lipat dengan model iconic RAZR V3, kini menunjukkan…

Gaya hidup miliarder teknologi Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah ibunya, Maye Musk, mengungkap kondisi…

Ada banyak cara untuk meningkatkan kecerdasan otak, baik dengan menambah pengetahuan di sekitar maupun berdasarkan…

Setelah melalui negosiasi panjang, China akhirnya melepaskan kendali TikTok di Amerika Serikat ke entitas baru…

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan utama. Menurut General Manager dan…







