Pada tahun 2025, terjadi serangkaian pemadaman akses internet di berbagai negara, dengan mayoritas dilakukan oleh pemerintah. Beberapa negara, seperti Irak, Suriah, dan Sudan, memutus internet selama ujian untuk mencegah kecurangan. Sementara di Libya dan Tanzania, pemadaman dilakukan sebagai respons terhadap unjuk rasa dan gejolak masyarakat. Laporan The 2025 Cloudflare Radar Year in Review mencatat penurunan signifikan dalam lalu lintas internet di negara yang mengalami pemadaman. Bahkan setelah pemadaman, trafik internet di Tanzania sempat meningkat pesat sebelum kembali turun drastis akibat Badai Melissa. Selain pemadaman oleh pemerintah, pemadaman juga terjadi karena mati listrik, kabel putus, masalah teknis, kebakaran, cuaca buruk, dan serangan siber. Salah satu penyebab lainnya adalah masalah yang dihadapi oleh layanan Cloudflare pada November 2025, yang berdampak pada sebagian besar aktivitas internet. Meskipun Cloudflare mengklaim tidak ada serangan siber yang teridentifikasi, kejadian ini menyebabkan gangguan dalam akses beberapa layanan online.
Penyebab Internet Tidak Bisa di Akses, Kebijakan Pemerintah?
Read Also
Recommendation for You

Memelihara kesehatan gigi tidak hanya berdampak pada kesehatan mulut, namun juga dapat menjadi faktor menentukan…

Penelitian terbaru telah mengungkapkan temuan arkeologis menarik di Leang Bulu Bettue, Sulawesi Selatan, yang menunjukkan…

Kimberlit adalah struktur vulkanik yang menjadi sumber sebagian besar berlian di Bumi. Struktur berbentuk pipa…

Peneliti telah mengidentifikasi 360 gempa di bawah Antartika yang sebelumnya tidak terdeteksi, yang berpotensi mengancam…








