Sergey Brin dan Larry Page, dua pendiri Google, memilih untuk meninggalkan California sebelum penerapan pajak kekayaan baru untuk para miliarder negara bagian itu. The New York Times melaporkan bahwa dua puluh lima entitas yang terkait dengan investasi Brin dan Page telah ditutup atau diubah menjadi entitas Nevada. Perubahan ini juga melibatkan pengalihan kantor pusat perusahaan ke Reno, Nevada, tetapi kedua pendiri tetap menjadi manajer perusahaan. Keputusan mereka ini terjadi di tengah rencana penerapan pajak kekayaan California yang kontroversial. Dalam dokumen pemerintah California, terungkap bahwa rencana tersebut akan mempengaruhi sekitar 200 warga negara bagian dengan aset lebih dari USD 1 miliar.
Selain T-Rex Holdings, Larry Page juga memindahkan family office-nya ke Delaware dan mendirikan berbagai entitas baru. Namun, aktivitas perusahaan baru ini masih belum jelas. Keputusan Brin dan Page untuk meninggalkan California didorong oleh rencana pajak kekayaan negara bagian tersebut. Banyak miliarder lain juga menghadapi dilema serupa dan beberapa di antaranya telah mengancam untuk meninggalkan California jika pajak tersebut diterapkan. Seperti diungkapkan oleh pengacara selebritas, Alex Spiro, kebijakan ini bisa memicu eksodus modal dan inovasi dari negara bagian itu. California menetapkan aturan ketat terkait status domisili, sehingga para miliarder harus meninggalkan negara bagian sebelum akhir Desember 2025 untuk menghindari konsekuensi pajak tersebut.












