AS telah berhasil memblokir peralatan telekomunikasi dari Huawei dan ZTE sejak tahun 2022 dan sekarang membujuk Uni Eropa untuk mengikuti jejak tersebut. Berita terbaru mengungkapkan bahwa Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk menyingkirkan peralatan buatan China dari infrastruktur kritis di kawasan tersebut, seperti sistem energi solar dan jaringan telekomunikasi. Rezim Uni Eropa sedang merancang proposal keamanan siber yang dapat membatasi vendor-vendor ‘berisiko’ dari China seperti ZTE dan Huawei. Beberapa perusahaan telekomunikasi di negara-negara besar seperti Spanyol dan Jerman awalnya menentang langkah-langkah ini, namun proposal keamanan siber tersebut diharapkan akan dipublikasikan dalam waktu dekat. Penghapusan peralatan China dari infrastruktur kritis Uni Eropa akan dipertimbangkan berdasarkan skala risiko di kawasan, dengan mempertimbangkan biaya dan ketersediaan pemasok alternatif. Perkembangan ini telah menghadirkan pertimbangan terkait masa depan fasilitas pabrik Huawei di Prancis selatan, yang selesai dibangun pada Desember 2025. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap sikap keras dari pemerintah Eropa terkait penggunaan peralatan buatan China dan lambatnya peluncuran 5G di Eropa. Penjelasan dari Reuters, Komisi Eropa, Kementerian Perdagangan China, Huawei, dan ZTE masih menunggu respon terkait laporan ini.
Taktik Amerika Sukses dalam Seruan Boikot China
Read Also
Recommendation for You

Tingkat Literasi Gen Z Amerika Memperihatinkan Dunia pendidikan tinggi di Amerika Serikat sedang menghadapi krisis…

Pada bulan Ramadan tahun ini, masyarakat dapat menantikan Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada…

Apple Mengadopsi Teknologi Ponsel Lipat yang Tahan Gores dan Rusak. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple…









