Berita  

HP China Tak Terkenal Laris, iPhone dan Samsung Harus Waspada

Pangsa Pasar HP Global Ditutup dengan Persaingan Ketat

Samsung dan Apple terus bersaing sebagai dua pemimpin pasar smartphone terbesar di dunia. Menurut data dari Omdia, keduanya memiliki pangsa pasar pengapalan HP sebesar 19% secara global pada tahun 2025, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7% masing-masing. Namun, data dari firma riset Counterpoint menunjukkan Apple yang berhasil menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sebesar 20% dan pertumbuhan 10% YoY. Hal ini didorong oleh penjualan iPhone 17 yang melebihi ekspektasi pasar berkat inovasi desain dan kamera. Meski demikian, Samsung tetap mencatat pertumbuhan stabil 5% YoY dan pangsa pasar sebesar 19%.

Di sisi lain, merek HP China, Honor, mulai menunjukkan kehadirannya di pangsa pasar global dengan pangsa pasar 6% dan pertumbuhan tertinggi sebesar 11% YoY. Perusahaan ini berhasil melampaui beberapa merek kawakan China lainnya seperti Xiaomi, vivo, Transsion, dan Oppo. Xiaomi, yang berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 13%, justru mengalami pertumbuhan negatif 2% YoY, sedangkan vivo, Transsion, dan Oppo memiliki pangsa pasar 8% masing-masing dengan pertumbuhan yang beragam. Honor bahkan berhasil melampaui Huawei yang hanya memiliki pangsa pasar 4% dan pertumbuhan 2% YoY, serta merek lain seperti Lenovo dan Realme.

Di tahun 2026, industri HP diprediksi akan menghadapi tahun yang sulit akibat tekanan dari krisis rantai pasok untuk komponen seperti DRAM, NAND, dan semikonduktor. Hal ini diperkirakan akan mengakibatkan kenaikan harga jual perangkat elektronik, terutama di segmen smartphone murah. Namun, penyesuaian harga juga dapat dilakukan pada segmen menengah dan atas dengan mempertimbangkan spek dan kualitas produk. Beberapa vendor, termasuk vivo dan Asus, telah mengumumkan penyesuaian harga produk mereka untuk mengatasi dinamika rantai pasok global.
Sebagian biaya masih bisa diteruskan ke harga jual demi menjaga keseimbangan antara keuntungan dan permintaan pasar dalam menghadapi situasi yang sulit ini. Konsumen pun diharapkan akan merasakan dampak kenaikan harga ini dan perlu menyediakan anggaran lebih untuk mendapatkan perangkat yang diinginkan.

Source link