Berita  

Tanda Kiamat Tampak Jelas dari Keju: Peneliti Ungkap

Keju menjadi sinyal akan adanya perubahan iklim yang semakin memprihatinkan. Sebuah penelitian dari Universite Clermont Auvergne Prancis menyatakan bahwa susu sapi, bahan dasar pembuatan keju, terkena dampak dari krisis ilim ini. Menurut peneliti, perubahan rasa susu sapi disebabkan oleh perubahan pakan yang dikonsumsi hewan, seperti jagung dan konsentrat, sebagai tambahan pakan karena kekeringan rumput sebagai pakan utama sapi.

Studi ini mengamati dua kelompok sapi yang diberi pakan secara berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa sapi yang mengonsumsi jagung menghasilkan volume susu yang setara dengan emisi metana yang lebih rendah. Namun, susu sapi ini kurang gurih dan kaya dibandingkan dengan sapi yang makan rumput, yang memiliki lebih banyak asam lemak omega-3 dan asam laktat penting untuk kesehatan jantung dan sistem pencernaan.

Perubahan iklim juga mempengaruhi pola makan sapi. Suhu panas ekstrem mengakibatkan sapi makan lebih sedikit dari biasanya, yang berdampak pada penurunan daya tahan tubuh dan meningkatkan kerentanan sapi terhadap penyakit. Peternak sapi dari Brasil, Gustavo Abijaodi, juga menegaskan bahwa kandungan susu di wilayahnya menurun akibat perubahan iklim, dan stabilisasi dampak panas dapat meningkatkan kualitas susu yang dihasilkan.

Semakin banyak wilayah, seperti Eropa dan Brasil, yang mengalami fenomena perubahan pada susu sapi akibat perubahan iklim. Pada akhirnya, keju menjadi salah satu tanda jelas dari dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim terhadap lingkungan peternakan sapi dan kualitas susu yang dihasilkan.

Source link