Perusahaan milik dua orang terkaya dunia saling bersaing di pasar satelit internet. Amazon Leo, perusahaan satelit internet milik Jeff Bezos, menolak proposal SpaceX milik Elon Musk yang ingin menempatkan 1 juta satelit di orbit Bumi. Amazon Leo menganggap proposal SpaceX sebagai spekulatif dan tidak jelas, karena peluncuran 1 juta satelit akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan ruang yang sangat besar di orbit Bumi rendah (LEO).
Diperkirakan, peluncuran 1 juta satelit memerlukan 220 tahun berdasarkan data peluncuran 4.526 satelit oleh perusahaan di seluruh dunia pada tahun 2025. Amazon juga menyoroti bahwa SpaceX harus memproduksi dan meluncurkan sekitar 200.000 satelit per tahun, yang jauh lebih tinggi dari produksi satelit pada tahun 2025. Perusahaan Elon Musk dianggap hanya berusaha menimbun “lahan” di orbit Bumi yang sangat terbatas dengan proposal tersebut.
Jeff Bezos, yang saat ini berada di posisi keempat dalam daftar orang terkaya di dunia setelah Sergey Brin dan Larry Page, juga turut menolak proposal tersebut. Keputusan FCC terkait izin bagi SpaceX diharapkan dapat mempertimbangkan pemikiran dari para pemain utama di industri satelit internet tersebut. Dengan kompetisi yang semakin sengit, pertarungan antara perusahaan yang dimiliki oleh orang-orang terkaya dunia ini semakin memanas di pasar satelit internet global.












