Grab dan Gojek Hentikan Program Langganan, Bagaimana Dampaknya?
Grab Indonesia Menutup Program Langganan GrabBike
Jakarta, CNBC Indonesia – Grab Indonesia mengumumkan penutupan Program Langganan Akses Hemat bagi mitra driver roda dua GrabBike. Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan program demi ekosistem yang lebih baik.
Menurut CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, penutupan program langganan bertujuan menciptakan ekosistem berkelanjutan bagi semua pihak terkait. Layanan GrabBike Hemat masih tetap tersedia untuk konsumen, namun dengan penyesuaian biaya yang tetap menjaga keterjangkauan.
“Bagi pengguna layanan GrabBike Standard, harga tetap tidak mengalami kenaikan,” jelas Neneng. Grab Indonesia juga mengkoordinasikan dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike).
Gojek Juga Hentikan Skema Langganan untuk GoRide Hemat
Selain Grab, Gojek juga memutuskan untuk menghentikan skema langganan bagi mitra pengemudi GoRide Hemat setelah evaluasi menyeluruh. Hasil evaluasi menunjukkan perlunya keseimbangan yang lebih baik terkait kesejahteraan mitra pengemudi.
Sebagai langkah selanjutnya, GoRide Hemat akan menggunakan mekanisme bagi hasil sebesar 8%, sama seperti layanan GoRide reguler. Perubahan ini akan mempengaruhi penyesuaian tarif untuk konsumen, namun kenaikan tarif akan dilakukan secara terbatas untuk menjaga daya beli masyarakat.
Dengan penutupan program langganan oleh Grab dan Gojek, konsumen diharapkan tetap dapat menikmati layanan secara optimal dengan penyesuaian yang dilakukan demi keberlangsungan ekosistem transportasi online secara keseluruhan.












