Jakarta, CNBC Indonesia – Layanan taksi online otomatis tanpa sopir (robotaxi) Waymo mengalami penundaan dalam empat kota secara bersamaan. Keputusan ini merupakan respons atas cuaca buruk yang melanda San Antonio, Atlanta, Dallas, dan Houston. Waymo, yang merupakan salah satu pemain besar dalam pengembangan kendaraan tanpa pengemudi, memberikan penjelasan terkait alasan di balik penundaan layanan ini.
Robotaxi Waymo Terjebak di Atlanta
Di Atlanta, salah satu robotaxi Waymo terjebak dalam banjir dan mengalami kesulitan melewati jalanan yang terendam air. Mobil tersebut terjebak selama satu jam sebelum berhasil dievakuasi. Kejadian ini dikaitkan dengan hujan deras yang melanda kota, meskipun Badan Layanan Cuaca Nasional belum mengeluarkan peringatan banjir saat itu. Waymo menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan yang mereka tawarkan.
Tindakan Pencegahan di Dallas dan Houston
Sementara itu, layanan Waymo di Dallas dan Houston dihentikan sebagai langkah pencegahan mengingat kondisi cuaca buruk di Texas. Perusahaan menegaskan bahwa mereka terus mengembangkan solusi agar mobil otonomnya dapat menghindari area banjir dengan lebih baik di masa depan. Meskipun demikian, Waymo telah mengirimkan pembaruan terkait pembatasan waktu dan lokasi berkendara di area yang berisiko tinggi, seperti jalanan berkecepatan tinggi yang rawan banjir.
Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) juga turut menyoroti insiden ini dan sedang dalam komunikasi dengan Waymo untuk menindaklanjuti masalah yang terjadi di Atlanta. Mereka menegaskan siap mengambil langkah yang diperlukan jika ditemukan pelanggaran terkait keselamatan pengguna jalan.












