Berita  

Tanda Kiamat Muncul di Susu dan Sawah: Apa yang Perlu Anda Ketahui

Dampak Perubahan Iklim pada Pertanian Padi: Pertanda Tidak Baik

Jakarta, CNBC Indonesia – Perubahan iklim semakin terasa di berbagai sektor kehidupan, termasuk pertanian padi. Cuaca ekstrem, kekeringan, dan perubahan suhu mulai mengancam ketahanan global. Sebuah studi mengungkap bahwa pemanasan Bumi telah melebihi batasan pertumbuhan padi selama 9.000 tahun terakhir.

Penelitian tersebut memperingatkan bahwa padi mungkin telah mencapai batas termalnya, di mana adaptasi terhadap kenaikan suhu menjadi semakin sulit. Lebih lanjut, pemanasan global diprediksi akan mengganggu miliaran petani padi di seluruh dunia.

Tantangan Geografis dalam Budidaya Padi

Berdasarkan studi tersebut, padi biasanya tumbuh dengan suhu rata-rata tahunan di bawah 28 derajat Celcius dan maksimal 33 derajat Celcius. Namun, dengan perubahan iklim, diperkirakan akan terjadi pergeseran geografis dalam budidaya padi.

Sektor pertanian dihadapkan pada tantangan berat, di mana sawah yang telah dibangun selama berabad-abad sulit untuk dipindahkan. Hal ini tentu akan berdampak besar pada perekonomian dan ketahanan pangan, khususnya bagi wilayah Asia Selatan yang bergantung pada produksi beras.

Pengaruh Perubahan Iklim pada Industri Susu dan Keju

Perubahan iklim juga mulai dirasakan dalam industri susu dan keju. Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of Dairy Science menunjukkan bahwa kualitas susu sapi telah berubah akibat kondisi lingkungan dan pola pakan ternak yang terganggu akibat cuaca ekstrem.

Para peneliti menemukan bahwa rasa dan kandungan gizi susu sapi mengalami perbedaan signifikan dibanding sebelumnya. Perubahan ini berkaitan erat dengan jenis makanan yang dikonsumsi sapi, yang pada akhirnya memengaruhi rasa keju.

Studi tersebut juga menyoroti dampak suhu ekstrem pada pola makan sapi, di mana suhu yang tinggi menyebabkan sapi makan lebih sedikit. Hal ini tidak hanya mempengaruhi kualitas susu, tetapi juga membuat hewan menjadi rentan terhadap penyakit.

Source link