Berita  

Profesi di Mana Gaji Tinggi Tembus Miliaran, Penuh Permintaan

Keamanan Siber: Permintaan Tinggi dalam Era Kecerdasan Buatan

Jakarta, CNBC Indonesia – Kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menimbulkan berbagai kekhawatiran terhadap masa depan lapangan pekerjaan manusia. Banyak profesi diperkirakan akan tergantikan oleh AI secara perlahan. Namun, menurut laporan terbaru dari New York Times, terdapat satu bidang pekerjaan yang justru semakin diminati di era kecerdasan buatan, yakni keamanan siber.

Permintaan Tinggi di Bidang Keamanan Siber

Firma eksekutif Heidrick & Struggles mencatat peningkatan permintaan signifikan dari perusahaan-perusahaan untuk mencari talenta yang berpengalaman dalam menanggapi kebocoran keamanan dan perlindungan data. Permintaan untuk peran tersebut kini meningkat menjadi setiap minggu, menurut Austin Cowan, headhunter di Heidrick & Struggles.

Lowongan pekerjaan di bidang keamanan siber sendiri meningkat 11% di kuartal pertama tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, seperti yang dilaporkan oleh Glassdoor, platform pencarian kerja terkemuka. Gelombang rekrutmen yang tinggi ini diakibatkan oleh penggunaan AI dalam penghasilan kode, yang kadang memunculkan bug dan kerentanan yang harus ditangani oleh ahli keamanan siber.

Persaingan di Pasar Kerja

Dengan kehadiran AI, para ahli keamanan siber dituntut untuk terus meningkatkan keterampilan mereka agar lebih kompetitif di pasar kerja. Peningkatan permintaan ini juga diikuti dengan peningkatan gaji yang signifikan bagi para pekerja di bidang keamanan yang tingkat atas. Paket gaji para eksekutif keamanan bahkan mencapai US$7 juta hingga US$8 juta, menurut Cowan.

Peningkatan permintaan ini juga merambah ke posisi tingkat menengah, di mana para engineer keamanan mulai menuntut gaji yang lebih tinggi dan pekerjaan yang lebih menarik. Kehadiran AI secara keseluruhan telah membuat industri keamanan siber menjadi semakin kompetitif dan menarik bagi para pencari kerja di bidang tersebut.

Source link