Penelitian Ungkap Pulau Baru di Antartika yang Tidak Pernah Terdaftar Sebelumnya
Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah penemuan menarik baru-baru ini muncul di Antartika, tepatnya di kawasan Laut Weddell barat laut. Sebuah pulau yang sebelumnya tidak pernah tercatat dalam peta geografis ditemukan oleh tim peneliti dari Alfred Wegener Institute (AWI) asal Jerman.
Penemuan Pulau Misterius
Sebelumnya, Pulau tersebut hanya terdaftar sebagai “zona bahaya” dalam peta navigasi laut tanpa ada penjelasan lebih lanjut mengenai bentuk atau strukturnya. Penelitian ini diumumkan setelah tim ekspedisi yang terdiri dari 93 anggota melakukan penjelajahan sejak Februari 2026 menggunakan kapal pemecah es Polarstern.
Pulau tersebut ditemukan secara kebetulan ketika tim terpaksa berhenti akibat cuaca buruk dan mencari perlindungan di Pulau Joinville. Awalnya, tim mengira objek yang terlihat seperti gunung es, namun setelah didekati, ternyata pulau tersebut.
Menurut peneliti AWI, pulau tersebut memiliki panjang sekitar 130 meter, lebar 50 meter, dan ketinggian sekitar 16 meter di atas permukaan laut.
Belum Tertata dalam Peta Lokal
Area di sekitar pulau ini sebelumnya diberi label “zona bahaya,” namun alasan pasti mengapa wilayah ini dianggap berbahaya masih tengah diselidiki. Dugaan awal menyatakan bahwa banyak gundukan bawah laut yang belum terpetakan, sehingga kedalaman laut di area tersebut menjadi sulit diprediksi dan berpotensi membahayakan pelayaran.
Penemuan ini juga menggarisbawahi masih banyaknya area di Antartika yang terus belum terdokumentasikan. Menurut AWI, hanya sekitar seperempat dari perairan Antartika yang telah dipetakan secara detail hingga saat ini.
AWI telah memulai proses penamaan resmi untuk pulau yang baru ditemukan ini. Koordinatnya akan segera diumumkan dan dimasukkan ke dalam peta navigasi internasional untuk kepentingan seluruh pelayaran di sekitar Antartika.












