Microsoft Mulai Tinggalkan Penggunaan Password, Ini Alasannya
Jakarta, CNBC Indonesia – Microsoft mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan SMS sebagai metode autentikasi untuk mengakses akun. Perusahaan teknologi raksasa ini berencana untuk menghapus fitur tersebut karena seringkali menjadi sasaran penipuan.
Menurut informasi yang dilansir dari Tech Radar pada Minggu (31/5/2026), Microsoft akan segera meluncurkan autentikasi tanpa password yang dianggap lebih aman dan ramah pengguna.
Autentikasi Tanpa Password dengan Passkey
Microsoft menjelaskan bahwa autentikasi tanpa password akan menggunakan metode passkey yang berbeda dari password atau OTP. Passkey adalah kunci kriptografi yang disimpan di perangkat dan layanan yang digunakan oleh pengguna.
Perangkat akan membuktikan keaslian pengguna melalui sidik jari, pemindaian wajah, atau PIN. Dengan passkey, kunci rahasia tidak pernah meninggalkan perangkat, sehingga dianggap lebih aman dari risiko phishing atau kebocoran data.
Celah Keamanan dalam Sistem Passkey
Meskipun passkey dianggap sebagai solusi yang lebih aman daripada password konvensional, penelitian dari SquareX pada tahun 2025 menemukan adanya celah dalam sistem tersebut. Setiap permintaan biometrik dapat dianggap sebagai sinyal keamanan oleh sistem autentikasi passkey.
Peneliti SquareX, Shourya Pratap Singh, mengungkapkan bahwa penyerang dapat dengan mudah memanipulasi sistem passkey dengan mencuri alur kerjanya di browser. Hal ini menempatkan berbagai aplikasi perusahaan dan konsumen, termasuk aplikasi perbankan dan penyimpanan data penting, dalam risiko keamanan yang tinggi.
Beralih ke autentikasi tanpa password mungkin merupakan langkah maju dalam memberantas risiko kebocoran data dan penipuan. Namun, perlu adanya pengembangan lebih lanjut dalam sistem autentikasi ini untuk memastikan keamanan data dan privasi pengguna.












