Berita  

Dampak Kawin Campur Manusia-Spesies Lain: Penelitian Terbaru

Nenek Moyang Manusia Keturunan Neanderthal dan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Jakarta, CNBC Indonesia – Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa nenek moyang manusia ternyata pernah melakukan perkawinan silang dengan spesies Neanderthal di masa lampau. Sisa-sisa dari perkawinan tersebut kini berdampak pada kesehatan mental manusia masa kini.

Penelitian Mendalam dan Temuan Mencengangkan

Dilansir dari IFL Science, penelitian ini dilakukan dengan menganalisis otak sekitar 40 ribu orang di Inggris. Para peneliti berhasil menghubungkan ratusan sifat neurologis yang berbeda pada varian genetik milik Neanderthal. Hasil analisis menunjukkan adanya 28 posisi genom terpisah yang memengaruhi perkembangan neurologis manusia.

Salah satu temuan yang paling signifikan adalah pada gen kromosom 14 yang disebut DAAM1. Varian gen Neanderthal pada gen ini menyebabkan 39 ciri morfologi yang berbeda pada korteks oksipital dan parietal manusia saat ini. Hal ini membawa manfaat bagi manusia dalam melawan penyakit schizophrenia.

Dampak DNA Neanderthal pada Kesehatan Mental Manusia

Varian gen Neanderthal juga ditemukan pada gen kromosom 4 atau PRDM5 yang berdampak pada risiko manusia mengalami depresi berat, kecanduan, serta gangguan kepribadian. Temuan lainnya adalah pada gen LC13A3 yang dapat memicu kondisi leukoensefalopati atau krisis neurologis episodik akibat gangguan pada struktur materi putih.

Jadi, meskipun nenek moyang manusia pernah kawin silang dengan spesies lain, namun sebagian materi genetik dari Neanderthal tersebut sebenarnya memberikan dampak positif bagi kesehatan mental manusia masa kini.

Source link