Berita  

Potensi Gempa Besar di Jawa: Sesar Aktif dan Megathrust

Penelitian Sesar Aktif di Pulau Jawa untuk Kesiapan Hadapi Gempa Bumi

Jakarta, CNBC Indonesia – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Danny Hilman Natawidjaja, menyoroti pentingnya penelitian lebih lanjut terkait keberadaan dan karakteristik sesar aktif di Pulau Jawa guna meningkatkan pengurangan risiko bencana gempa bumi. Danny menekankan bahwa pemahaman yang lebih komprehensif terhadap sumber-sumber gempa di Jawa sangat diperlukan untuk meningkatkan akurasi penilaian bahaya dan risiko bencana.

Sesar Aktif dan Risiko Gempa di Jawa

Dalam suatu workshop yang diselenggarakan di Jakarta, Danny menjelaskan bahwa Pulau Jawa memiliki sistem sumber gempa yang kompleks, termasuk zona subduksi di selatan Jawa dan berbagai sesar aktif di daratan yang memiliki potensi memicu gempa merusak. Meskipun beberapa sesar telah diketahui, namun masih banyak ketidakpastian terkait karakteristik sesar-sesar tersebut, seperti laju pergeseran, segmentasi, dan magnitudo maksimum.

Perlunya Integrasi Data Bahaya, Paparan, dan Kerentanan

Danny juga menyoroti perlunya integrasi antara data bahaya, paparan, dan kerentanan dalam kajian risiko bencana. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas data bahaya, termasuk pemetaan sesar aktif dan pemahaman siklus gempa serta tsunami, akan menjadi dasar yang penting bagi penilaian risiko yang lebih akurat. Melalui penelitian yang terus dilakukan, BRIN berusaha memperkuat basis data dan pengetahuan mengenai sumber-sumber gempa di Indonesia untuk mendukung upaya mitigasi bencana yang lebih efektif.

Dengan informasi yang lebih akurat mengenai potensi gempa bumi di Pulau Jawa, diharapkan kebijakan mitigasi bencana dan upaya peningkatan ketangguhan masyarakat dan infrastruktur dapat lebih optimal dalam menghadapi ancaman gempa bumi di masa depan.

Source link