Gempa Kembar Maut di Venezuela, Apa yang Terjadi?
Jakarta, CNBC Indonesia – Dua gempa bumi kuat mengguncang pesisir utara Venezuela dan menewaskan ratusan orang. Gempa ini merupakan jenis gempa yang langka dikenal sebagai gempa kembar.
Penjelasan Gempa Kembar
Gempa kembar terjadi ketika dua gempa dengan magnitudo hampir sama mengguncang lokasi yang berdekatan dalam waktu yang sangat singkat. Pada peristiwa di Venezuela, gempa pertama berkekuatan 7,2 dan diikuti oleh gempa kedua dengan magnitudo 7,5 hanya dalam selang waktu 39 detik.
Akibat rangkaian gempa ini, banyak bangunan di ibu kota Caracas dan sejumlah wilayah lainnya roboh. Sebanyak 1.500 orang dilaporkan mengalami luka-luka, dan ribuan lainnya masih hilang. Wilayah pesisir La Guaira, utara Caracas, merupakan daerah dengan kerusakan dan korban jiwa paling parah.
Faktor Penyebab Gempa Kembar
Penyebab gempa kembar di Venezuela dikaitkan dengan patahan di zona pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Pergerakan Lempeng Karibia yang bergerak ke timur relatif terhadap Lempeng Amerika Selatan menjadi pemicu gempa besar ini.
Menurut Direktur USGS Earthquake Science Centre, Christine Goulet, Venezuela memiliki struktur patahan yang kompleks, seperti Sesar Bocono yang membentang 500 kilometer sepanjang Pegunungan Andes Venezuela. Gempa kembar terjadi karena pergeseran signifikan antara kedua lempeng ini.
Potensi Gempa Susulan di Venezuela
Walaupun gempa tidak bisa diprediksi, namun gempa susulan sering terjadi setelah gempa besar. US Geological Survey memperkirakan kemungkinan terjadinya gempa susulan di Venezuela dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini dan evakuasi yang efektif dalam menghadapi bencana alam.












