Berita  

Dunia Hilang Ditemukan: Misteri Samudra Atlantik Terungkap

Lost City Hydrothermal Field: Kota Hilang di Dasar Samudra Atlantik

Jakarta, CNBC Indonesia – Di dasar Samudra Atlantik ternyata terdapat sebuah dunia yang hilang, dikenal dengan sebutan Lost City Hydrothermal Field. Kota ini menampilkan banyak keunikan namun juga mengalami ancaman lingkungan di sekitarnya.

Penemuan Lost City ini terjadi pada tahun 2000, terletak lebih dari 700 meter di bawah permukaan laut, berdekatan dengan puncak gunung bawah laut di sebelah barat Mid-Atlantic Ridge. Kondisi di sana ditandai dengan adanya berbagai struktur karbonat tinggi seperti menara dan monolit, dengan ketinggian mencapai 60 meter yang dikenal sebagai Poseidon.

Keunikan Lost City dan Ancaman yang Mengintai

Lost City Hydrothermal Field diperkirakan berusia sekitar 120 ribu tahun dan menawarkan keunikan melalui proses kimia yang terjadi di dalamnya. Interaksi langsung antara mantel Bumi dan air laut menghasilkan hidrogen, metana, dan hidrokarbon tanpa melibatkan sinar Matahari serta karbondioksida seperti di permukaan laut.

Lokasi ini diyakini sebagai lingkungan awal bagi kehidupan mikroba karena hidrokarbon yang ada di celah ventilasi menjadi sumber energi bagi makhluk hidup tersebut. Uniknya, keberadaan oksigen tidak menjadi syarat bagi keberlangsungan kehidupan di dalam Lost City.

Namun, sayangnya keberadaan Lost City tengah terancam oleh aktivitas penambangan yang dapat merusak habitatnya. Meskipun sekitar lokasi ini tidak terdapat sumber daya bernilai ekonomi, Polandia telah mendapat hak penambangan laut dalam di sekitar kawasan ini sejak tahun 2018.

Perlindungan dan Pelestarian Lost City

Berbagai ahli mendukung ide untuk menjadikan Lost City sebagai Situs Warisan Dunia guna memberikan perlindungan jangka panjang bagi kota ini. Dengan demikian, diharapkan keunikan dan keberagaman lingkungan serta proses kimia di dalamnya dapat tetap terjaga tanpa terganggu oleh aktivitas manusia.

Source link