Berita  

Tukar Uang Rusak di BI: Cara Ajukan Online & Syaratnya

Bank Indonesia Melayani Penukaran Uang Rupiah Rusak Secara Online

Jakarta, CNBC Indonesia — Bank Indonesia ternyata memberikan layanan penukaran uang Rupiah rusak secara online. Cara untuk menukarkan uang ini sangat mudah, asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Langkah-langkah Menukarkan Uang Rupiah Rusak

Masyarakat bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Melakukan pemesanan layanan melalui pintar.bi.go.id.
  • Memilih lokasi, tanggal, dan jam penukaran yang tersedia.
  • Membawa bukti pemesanan saat datang ke Kantor Bank Indonesia.
  • Menyusun uang Rupiah per pecahan dan per tahun emisi.
  • Menunggu proses penelitian oleh petugas Bank Indonesia.

Persyaratan Penggantian Uang Rusak

Bank Indonesia akan memberikan penggantian apabila uang yang diajukan memenuhi ketentuan berikut:

  • Merupakan uang Rupiah asli yang diterbitkan Bank Indonesia.
  • Kondisi fisik uang masih tersisa lebih dari dua pertiga dari ukuran aslinya.
  • Ciri-ciri keaslian uang masih dapat dikenali.
  • Uang merupakan satu kesatuan atau dapat dibuktikan berasal dari satu lembar uang yang sama.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal sebelumnya melayani penukaran uang rupiah rusak milik seorang warga Kabupaten Batang yang terdampak banjir rob. Uang senilai sekitar Rp1,54 miliar dimiliki oleh Ibu Ida Murlija dari Batang.

Berdasarkan penelitian petugas BI, uang tersebut memenuhi persyaratan penggantian sebesar Rp1,51 miliar dan telah digantikan dengan uang Rupiah layak edar. Layanan penukaran uang ini dilaksanakan rutin setiap hari Selasa dan Kamis melalui aplikasi PINTAR dengan pemesanan terlebih dahulu.

BIM mengimbau masyarakat untuk menyimpan uang Rupiah dan dokumen berharga dengan aman serta memanfaatkan layanan perbankan untuk keamanan dana. Layanan perbankan non-tunai seperti transfer bank, uang elektronik, dan QRIS juga dianjurkan sebagai alternatif pembayaran yang cepat, mudah, dan andal.

Masyarakat diharapkan semakin memahami tata cara penukaran uang Rupiah rusak melalui layanan yang tersedia agar tetap dapat merawat dan menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Source link