Berita  

Lansia dirampok maling, 30 orang ditangkap

Penipuan Maling US$65 Juta Terungkap, Lebih dari 30 Orang Ditangkap

Jakarta, CNBC Indonesia – Lebih dari 30 orang berhasil ditangkap dalam kasus penipuan lintas-negara dengan aliran dana mencapai US$65 juta atau setara dengan Rp1,1 triliun. Para korban dari penipuan ini adalah orang lanjut usia (lansia) di seluruh Amerika Serikat (AS).

Modus Penipuan Terungkap Berkat Bantuan YouTuber Populer

Penipuan ini berhasil terbongkar berkat bantuan dari beberapa YouTuber populer seperti ‘Scammer Payback’ dan ‘Trilogy Media’. Pierogi, yang merupakan host dari Scammer Payback, bersama dengan Ashton Bingham dan Art Kulik dari Trilogy Media, membantu penegak hukum federal dalam mengidentifikasi beberapa pelaku dan mengungkap struktur konspirasi tersebut.

Mereka menemukan bahwa jaringan kriminal ini berbasis di Southern California dan telah beroperasi sejak 2019. Kebanyakan pelaku berasal dari China dan berkolaborasi dengan call center penipuan di India.

Modus Operandi Penipuan yang Digunakan

Para pelaku penipuan ini akan menelepon para lansia dan menyamar sebagai karyawan dukungan teknis dari lembaga pemerintahan atau bank. Mereka kemudian meminta para korban untuk mengemas sejumlah uang dan mengirimkannya ke alamat yang disediakan oleh penipu.

Setelah penyelidikan federal menemukan sejumlah paket uang tunai, aparat penegak hukum menemukan beberapa video YouTube yang membantu mengidentifikasi para pelaku penipuan. Video-video ini diunggah pada tahun 2020 dan 2021 oleh Scammer Payback dan Trilogy Media.

Tersangka utama, Hua Wang, telah mengaku bersalah di pengadilan federal atas perbuatannya. Ia bertanggung jawab atas lebih dari 2.000 paket uang tunai yang dikirimkan oleh para korban lansia, dengan total kerugian mencapai US$64 juta.

Sidang pembacaan vonis bagi para terdakwa dijadwalkan berlangsung antara Juli hingga September 2026 dan kasus ini ditangani oleh Asisten Jaksa AS Kevin Mokhtari dan Asisten Khusus Jaksa AS Katherine Rookard.

Source link