Berita  

AI Prediksi Badai Matahari: Efek Ngerinya ke Bumi

BRIN Kembangkan AI Prediksi Badai Matahari

Jakarta, CNBC Indonesia – Badai Matahari dapat menimbulkan dampak serius terhadap berbagai infrastruktur penting di Bumi, mulai dari satelit, jaringan komunikasi, sistem navigasi hingga kelistrikan. Karena itu, kemampuan memprediksi kekuatan badai Matahari menjadi hal yang krusial untuk mengurangi risiko kerusakan yang ditimbulkannya.

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tiar Dani, menjelaskan tingkat bahaya badai Matahari sangat dipengaruhi oleh arah medan magnet antarplanet yang dibawanya. Dalam fisika antariksa, komponen tersebut dikenal sebagai Bz.

Fenomena Skala Badai Matahari

Menurutnya, ketika medan magnet antarplanet mengarah ke selatan selama beberapa jam, interaksinya dengan medan magnet Bumi akan menjadi jauh lebih kuat. Kondisi itu membuat perisai magnet Bumi lebih mudah ditembus partikel dan energi dari Matahari sehingga memicu badai geomagnetik.

“Badai geomagnetik memiliki tingkat kekuatan mulai dari skala ringan (G1) hingga ekstrem (G5). Pada level ekstrem, ancaman yang ditimbulkan dapat merusak transformator, memicu pemadaman listrik berskala luas, gangguan komunikasi radio, serta terganggunya sistem navigasi penerbangan secara global,” kata Tiar.

Solusi dengan Teknologi AI

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, BRIN mengembangkan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bernama Bz4SWx. Sistem ini dapat memprediksi nilai minimum Bz beserta waktu terjadinya hingga 96 jam setelah lontaran massa korona (coronal mass ejection/CME) dari Matahari.

“Dengan informasi yang lebih cepat dan akurat, langkah mitigasi dapat dilakukan lebih awal untuk meminimalkan risiko gangguan yang ditimbulkan oleh cuaca antariksa ekstrem,” jelas Tiar.

Tiar menambahkan, sistem ini juga memanfaatkan teknologi attention mechanism yang membuat AI mampu memusatkan analisis pada area Matahari yang berpotensi memicu badai geomagnetik. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi yang menjanjikan dalam memprediksi intensitas medan magnet badai Matahari.

Dengan demikian, pengembangan AI dalam memprediksi badai Matahari seperti Bz4SWx diharapkan dapat membantu dalam meminimalisir dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap infrastruktur penting di Bumi.

(wur/wur)

Source link