Pabrik Ponsel di India Buka 8.900 Lowongan Kerja untuk Tugas AI
Jakarta, CNBC Indonesia – Pabrik pembuat iPhone asal India, Tata Consultancy Services, tengah membangun tim besar dengan jumlah hingga 8.900 tenaga kerja. Tim ini akan bekerja untuk satu tujuan, yakni mempercepat adopsi AI.
Tim Besar untuk Mempercepat Adopsi AI
CEO Tata Consultancy Services, K Krithivasan, menyatakan bahwa pihaknya akan memiliki 1%-1,5% karyawan yang menjadi Field Daya Engineers. Jumlah ini setara dengan sekitar 5.900-8.900 orang. Namun, belum dijelaskan apakah rekrutmen baru akan dilakukan atau staf yang sudah ada akan dilatih ulang untuk posisi tersebut.
Pegawai dalam tim ini bertugas untuk mempercepat adopsi AI, menyesuaikan alat dengan kebutuhan bisnis, serta melakukan evaluasi akuisisi di bidang AI.
TCS dan Kehawatiran tentang AI
Krithivasan menanggapi kekhawatiran bahwa AI akan mengganggu model outsourcing dengan menegaskan bahwa perusahaan membutuhkan mitra seperti TCS untuk mengintegrasikan dan menerapkan sistem AI. Menurutnya, pengetahuan mendalam tentang lingkungan pelanggan sangat penting untuk kelancaran proses AI.
Meski memiliki visi kuat terkait AI, pertumbuhan pendapatan perusahaan telah melambat. TCS mencatat pertumbuhan pendapatan AI tahunan hanya sebesar 13% pada kuartal pertama, lebih rendah dibandingkan dengan 28% pada kuartal sebelumnya. Krithivasan berharap bisnis dapat tumbuh hingga 25% setiap kuartal dalam jangka panjang.
Investasi TCS dalam Pengembangan AI
TCS telah menginvestasikan US$1 miliar untuk pengembangan talenta dan memastikan akses internal terhadap teknologi AI. Fokus investasi ini adalah pada pelatihan, rekrutmen yang tepat sasaran, dan pengembangan teknologi berbasis AI.












