Singapura Menjadi Pusat Investasi Teknologi Semikonduktor
Perusahaan teknologi asal Taiwan mulai memindahkan pabrik semikonduktor mereka ke Singapura. Terbaru, United Microelectronics Corporation (UMC), kontraktor manufaktur chip terbesar kedua di Taiwan, mengumumkan produksi wafer silikon fotonik di fasilitas Singapura.
UMC Kolaborasi dengan SILITH Technology
Langkah UMC ini bertujuan untuk memenuhi permintaan akan interkonektivitas optik berkecepatan tinggi dari jaringan data center AI dan hyperscale. UMC bekerja sama dengan SILITH Technology, perusahaan desain chip lokal. Produksi di Singapura diharapkan dimulai dalam 18 bulan ke depan.
UMC juga berencana membuka platform fotonik silikon 12 inci untuk pengembangan produk konsumer mulai tahun 2027. Teknologi fotonik silikon memadukan komponen optik dan sirkuit elektronik dalam satu chip, memungkinkan aliran data menggunakan cahaya dengan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan efisiensi daya untuk data center dan AI.
Ekspansi Perusahaan Teknologi Taiwan Lain di Singapura
Selain UMC, perusahaan teknologi Taiwan lain juga mengalihkan operasi ke Singapura. Vanguard International Semiconductor Corporation, produsen chip yang didukung oleh TSMC, menjadi salah satunya. Vanguard bermitra dengan NXP Semiconductors dari Belanda untuk membangun pabrik dengan investasi mencapai US$ 7,8 miliar.
Singapura dan Potensi Pasokan Listrik dari Indonesia
Saat Singapura menjadi pusat investasi teknologi semikonduktor, Indonesia sendiri tengah melakukan negosiasi terkait ekspor listrik ke negara tetangga tersebut. Melalui nota kesepahaman yang ditandatangani sejak tahun sebelumnya, Singapura berharap dapat memperoleh pasokan listrik dari Indonesia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa proses negosiasi masih berlangsung terutama terkait harga listrik. Indonesia berencana untuk mengekspor listrik ke Singapura dengan kapasitas mencapai 3,4 Giga Watt selama beberapa tahun ke depan. Perusahaan Indonesia seperti Danantara akan berkolaborasi dengan perusahaan Singapura seperti Keppel Electric, Sembcorp Industries, dan Singapore Energy Interconnections dalam pelaksanaan ekspor listrik tersebut.












