Berita  

Biaya Token AI Bengkak: Saran dari Google agar Perusahaan Tak Kaget

Teknologi Artificial Intelligence Terus Berkembang

Jakarta, CNBC Indonesia – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Dari sebelumnya hanya digunakan sebagai eksperimen, kini AI mulai menjadi bagian ‘pendamping’ dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Country Director Google Cloud Indonesia, Karim Siregar, AI saat ini sudah mencapai tingkat lanjut dalam pengembangannya. Bukan hanya sekadar eksperimen, tetapi sudah diandalkan untuk memecahkan berbagai masalah sehari-hari.

Penggunaan AI dalam Skala Besar

Karim Siregar menjelaskan bahwa salah satu tantangan penggunaan AI dalam skala besar adalah terkait dengan biaya. Perusahaan perlu memperhitungkan secara cermat biaya yang diperlukan untuk menggunakan teknologi AI ini.

“Kita tidak boleh melupakan dampak biaya penggunaan AI. Sekarang AI di-charge menggunakan token, sama seperti saat membayar PLN dengan pulsa. Kita perlu mengatur dan mengontrol penggunaan token untuk memperkirakan cost dan nilai tambah bagi bisnis,” jelas Karim.

Untuk itu, perusahaan disarankan untuk melakukan uji coba yang lebih kecil terlebih dahulu sebelum mengimplementasikan AI pada skala besar. Dengan demikian, perusahaan tidak akan terkejut dengan biaya yang harus dikeluarkan saat penggunaan AI ditingkatkan.

“Sehingga pada saat implementasi di level perusahaan, kita tidak akan terkejut dengan lonjakan biaya yang signifikan,” tambahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan AI bukan lagi sebagai eksperimen, melainkan sudah mulai diterapkan secara serius dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Perusahaan yang menerapkan teknologi AI perlu memperhitungkan dengan cermat biaya yang akan timbul agar penggunaan AI dapat memberikan nilai tambah yang maksimal.

(fab/fab)

Source link