Ekstrem! Suhu Panas di Jepang Tembus 40 Derajat Celcius, Kokushobi Muncul
Pada hari pertama yang menandai masuknya Jepang ke dalam kategori kokushobi yang baru, tiga kota di negara tersebut mencatat suhu lebih dari 40 derajat Celcius. Istilah kokushobi, yang secara harfiah berarti “hari panas yang kejam”, didefinisikan sebagai hari di mana suhu maksimum mencapai atau melebihi 40°C. Badan Meteorologi Jepang memperkenalkan istilah ini sebagai peringatan terhadap bahaya gelombang panas ekstrem.
Suhu Ekstrem di Tiga Kota Jepang
Pada tanggal 21 Juli 2026, akibat sistem tekanan tinggi yang meliputi sebagian besar wilayah kepulauan Jepang, suhu mencapai level kokushobi di beberapa kota. Di antaranya termasuk Tajimi, Prefektur Gifu dengan suhu 40,3°C, Gujo, Prefektur Gifu dengan suhu 40,0°C, dan Toyoda, Prefektur Aichi dengan suhu 40,1°C. Suhu mendekati angka ambang batas juga tercatat di Nagoya (39,7°C) dan Kumagaya, Saitama (38,6°C).
Korban Jiwa Akibat Gelombang Panas
Gelombang panas ini telah menelan korban jiwa di Jepang. Seorang pria di Odawara, Kanagawa, dan seorang pria di Sanjo, Niigata, ditemukan pingsan dan meninggal di rumah sakit. Sementara itu, seorang wanita di Mitsuke, Niigata, juga meninggal dunia akibat sengatan panas. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap gangguan kesehatan akibat panas dan menyarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.












