Berita  

Krisis Global: China Menguat, Amerika Terhantam

YMTC Cetak Rekor, Gusur Micron di Pangsa Pasar Chip Memori

Jakarta, CNBC Indonesia – Produsen chip memori asal China, Yangtze Memory Technologies Co. (YMTC), mencatat sejarah baru dalam industri semikonduktor global. Pada kuartal II-2026, YMTC berhasil menggeser perusahaan asal Amerika Serikat, Micron Technology, dari posisi teratas dalam pangsa pasar NAND flash.

Kinerja gemilang YMTC ini terjadi di tengah krisis kelangkaan chip memori yang mempengaruhi seluruh dunia, terutama karena lonjakan permintaan chip untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI).

YMTC Melampaui Micron dalam Pangsa Pasar

Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research, YMTC berhasil meraih pangsa pasar NAND flash sebesar 14% secara global. Capaian ini membawa YMTC meraih posisi tiga besar dunia untuk pertama kalinya, sambil mengungguli Micron dengan selisih tipis. Saat ini, posisi teratas masih dipegang oleh Samsung dengan pangsa pasar 25%, diikuti oleh SK Hynix dengan 22%.

China Manfaatkan Peluang di Tengah Krisis

Keberhasilan YMTC merebut pangsa pasar terjadi di saat persaingan industri semikonduktor mengalami pergeseran. Sementara perusahaan lain memilih fokus pada sektor lain untuk meraih margin profit yang lebih tinggi, YMTC justru agresif dalam merambah pasar global dengan produk NAND flash berkualitas dan harga kompetitif.

Langkah strategis tersebut membuat volume pengiriman YMTC naik 22% secara tahunan dan 5% secara kuartalan. Keberhasilan ini didukung oleh produksi massal chip 3D NAND 267-layer dengan teknologi Xtacking, serta pengembangan chip 300 layer yang sedang dilakukan perusahaan.

Dengan keberhasilan ini, YMTC semakin kokoh sebagai produsen chip memori terkemuka. Pabrik ketiganya di Wuhan telah siap untuk beroperasi penuh setelah melewati semua persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah China.

Terganjal Sanksi dan Strategi Masa Depan

Meski berhasil mengungguli Micron dalam market share, YMTC masih tertinggal dalam hal pendapatan karena mayoritas produknya terjual di pasar konsumen ritel. Hal ini membuat upaya YMTC untuk meraih segmen pasar server global terhambat oleh sanksi yang diberlakukan oleh AS.

Namun, untuk tetap bersaing di pasar global, YMTC berencana untuk beralih fokus ke produk eSSD untuk pasar enterprise pada paruh kedua tahun ini. Dukungan penuh dari modal domestik China diharapkan bisa membuat langkah tersebut sukses.

(fab/fab)

Source link