Berita  

Dampak Petaka pada Driver Online di Tetangga RI: Berita Terbaru

WeRide Ekspansi ke Asia Tenggara dan Benua Biru

Jakarta, CNBC Indonesia – Industri transportasi dan otomotif Asia Tenggara siap menghadapi tantangan baru dari perusahaan asal China, WeRide. Perusahaan ini berencana melakukan ekspansi agresif ke sejumlah negara di Asia, termasuk Australia, Korea Selatan, Jepang, serta kawasan Asia Tenggara. Langkah ekspansi ini diharapkan membuka pintu bagi penetrasi komersial teknologi taksi tanpa pengemudi, atau yang dikenal sebagai robotaxi, di kawasan regional.

Target Pasar dan Strategi Ekspansi

Pendiri dan CEO WeRide, Tony Han, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah membidik beberapa pasar yang memiliki potensi tinggi. Saat ini, diskusi intensif sedang berlangsung dengan regulator di sejumlah negara Eropa, Korea Selatan, Jepang, serta khususnya Asia Tenggara. WeRide sendiri saat ini telah beroperasi di lebih dari 60 kota di 13 negara.

Menariknya, WeRide telah menyebar ke Denmark pada awal Agustus 2026, memperluas jangkauan operasinya di benua biru menjadi enam negara. Selain itu, layanan robotaxi kemudi kanan (setir kanan) siap diluncurkan secara komersial di Singapura dan Hong Kong. Kedua pasar ini dinilai memiliki karakteristik lalu lintas yang serupa dengan sebagian besar negara di Asia Pasifik.

Pertumbuhan Pendapatan dan Rencana Masa Depan

Ekspansi ke pasar internasional telah membawa pengaruh positif terhadap pertumbuhan pendapatan WeRide. Pendapatan dari luar negeri pada kuartal II meningkat hingga 164% secara tahunan, jauh melebihi pertumbuhan total pendapatan kuartalan sebesar 82% secara tahunan.

Dari segi rencana bisnis, WeRide berambisi untuk memiliki satu juta armada robotaxi pada tahun 2035. Hingga Juli 2026, perusahaan telah mengoperasikan 1.800 unit robotaxi dan menargetkan total 5.000 unit pada akhir tahun ini. Dalam upaya menekan biaya produksi, WeRide menjalin kerjasama dengan GAC untuk merancang model robotaxi baru, sebagai tambahan dari varian sebelumnya yang dikembangkan bersama Geely Farizon.

Source link