Berita  

Penyebab Kebakaran Bertubi-tubi di Indonesia

Karhutla: Penyebab dan Dampaknya di Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi momok yang menghantui berbagai wilayah di Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatra. Meskipun seringkali dihubungkan dengan El Nino, namun analisis dari berbagai pihak menunjukkan bahwa sumber utama api berasal dari aktivitas manusia.

El Nino Hanya Sebagai Penyebab Fisik Kering

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peringatan terkait El Nino yang menyebabkan kondisi kering telah disuarakan sejak bulan April. Namun, El Nino hanya menciptakan kondisi fisik yang memicu kebakaran, sedangkan api sebenarnya berasal dari aktivitas manusia.

Sejarah panjang karhutla di Indonesia menunjukkan bahwa kebakaran hutan pertama kali tercatat terjadi di Kalimantan Timur pada tahun 1982. Fenomena El Nino saat itu memicu kekeringan parah yang berlangsung hingga tahun berikutnya.

Data Terbaru: Lonjakan Karhutla di Indonesia

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 454 kejadian karhutla terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Luas area terbakar hanya dalam rentang Januari hingga Juli tahun ini mencapai 202.010,96 hektare, dengan lonjakan signifikan terjadi hanya dalam satu bulan terakhir.

Wilayah Kalimantan dan Sumatra, yang didominasi oleh lahan gambut, menjadi titik fokus utama karhutla di Indonesia. Karhutla tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, namun juga dampak lingkungan dan kesehatan yang serius.

Fiqri Ardiansyah dari Fakultas Kehutanan UGM menyatakan bahwa faktor utama penyebab kebakaran hutan adalah penggunaan api secara sembarangan dalam pembukaan lahan. Praktik ini umum dilakukan oleh korporasi maupun petani skala kecil karena dianggap cepat dan murah.

Untuk mengatasi masalah karhutla, bukan hanya diperlukan upaya pemadaman, tetapi juga perbaikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Program pencegahan berkelanjutan dan tata kelola lahan yang baik menjadi kunci dalam mengatasi bencana karhutla di Indonesia.

Source link