Berita  

Rahasia Kanker Terbesar di Tubuh Manusia Terungkap

Para Ilmuwan Akhirnya Pecahkan Teka-Teki Besar dalam Biologi Manusia

Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu teka-teki terbesar dalam biologi manusia akhirnya berhasil dipecahkan oleh para ilmuwan. Dengan bantuan kecerdasan buatan atau AI, tim peneliti berhasil menguraikan pola urutan DNA yang berperan sebagai “tombol” pengaktifan gen. Ternyata, penemuan kunci ini mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen dari seluruh gen manusia memiliki bagian yang penting ini.

Penelitian DNA dan Pola Pengaktifan Gen

Dikutip dari laman Phys.org, berdasarkan penelitian Universitas California San Diego, dalam DNA setiap sel tubuh terdapat ribuan gen. Namun, tidak semua gen aktif sepanjang waktu. Tiap gen perlu diaktifkan pada waktu dan tempat yang tepat agar tubuh berfungsi dengan sehat. Bagian DNA yang bertugas sebagai “tombol” tempat proses penyalinan gen pertama kali dimulai dikenal sebagai inisiator. Sebelumnya, para ilmuwan mengetahui keberadaannya tetapi tidak mengetahui urutan kode kimia yang tepat. Kini, AI mampu menguraikannya.

Para peneliti dari Universitas California San Diego menganalisis sekitar 500.000 variasi urutan DNA menggunakan AI. Dari hasil analisis data yang sangat besar itu, AI akhirnya mengidentifikasi pola urutan basa kimia yang menjadi ciri khas inisiator. Penemuan ini mengungkap bahwa pola tersebut terdapat pada sekitar 60 persen dari seluruh gen manusia.

Dampak Penemuan Terhadap Kesehatan dan Terapi Gen

Inisiator merupakan titik tempat instruksi yang tersimpan di dalam gen pertama kali dibaca dan diterjemahkan menjadi fungsi tertentu bagi tubuh. Jika inisiator mengalami kerusakan atau mutasi, gen tidak akan diaktifkan dengan benar. Kegagalan proses ini diduga menjadi penyebab berbagai penyakit serius, seperti kanker dan kelainan perkembangan tubuh.

Dengan penemuan ini, para ilmuwan kini dapat lebih akurat dalam menelusuri letak inisiator pada gen tertentu dan mengidentifikasi dampak perubahan kecil pada urutan DNA terhadap kesehatan. Hingga saat ini, sulit untuk mendeteksi penyebab penyakit yang terkait dengan inisiator, namun dengan pola yang kini diketahui, identifikasi penyakit dapat dilakukan lebih cepat dan lebih mudah.

Penemuan ini membuka wawasan yang lebih mendalam tentang regulasi gen di tubuh manusia. Selain itu, pengetahuan ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan urutan inisiator buatan yang dapat mengaktifkan gen sesuai kebutuhan. Hal ini berpotensi menjadi landasan bagi terapi gen masa depan.

Source link