Berita  

Tips Agar HP Aman dari Bajak Rekening dan Dikuras oleh Badan Intelijen & OJK

Penjagaan Ponsel dan Rekening dari Ancaman Siber yang Semakin Canggih

Jakarta, CNBC Indonesia – Kejahatan siber semakin meresahkan masyarakat Indonesia dengan modus operandi yang semakin canggih dan sulit dideteksi. Celah keamanan yang dipersiapkan secara sembarangan pada ponsel atau rekening tabungan bisa dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk merampas harta benda dengan nilai puluhan juta rupiah.

Amanah Besar, Ancaman Perampokan Siber Bertebaran

Dalam kehidupan sehari-hari, beragam aktivitas penting seperti berbelanja, membayar tagihan, dan mengirim uang ke keluarga telah beralih ke perangkat HP. Oleh karena itu, menjaga keamanan ponsel bukan lagi sekadar masalah teknis, melainkan sebuah tugas besar dalam melindungi harta keluarga dari ancaman perampokan digital.

Panduan Mobile Device Best Practices yang diterbitkan oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat menjadi pijakan utama dalam menghadapi ancaman siber ini. Langkah-langkah sederhana yang tercantum dalam panduan ini telah terbukti efektif dan dapat diaplikasikan pada perangkat Android maupun iPhone tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.

Langkah Kunci dalam Menjaga Keamanan Ponsel dan Rekening

Berdasarkan temuan NSA dan pengalaman kasus di Indonesia, penjahat siber cenderung memanfaatkan kelalaian pengguna dalam tindakan sehari-hari yang dianggap sepele. Oleh karena itu, langkah-langkah sederhana seperti menggunakan PIN yang kuat, tidak menyimpan password dalam ponsel, memperbarui sistem operasi secara berkala, dan menghindari jaringan WiFi publik menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan ponsel.

Selain perlindungan terhadap ponsel, cara bertransaksi perbankan dengan aman juga menjadi fokus utama dalam panduan dari Otoritas Jasa Keuangan. Langkah-langkah seperti tidak memberikan informasi sensitif kepada siapapun, menunggu konfirmasi transaksi dari bank, dan melaporkan jika terjadi kebocoran data merupakan upaya pencegahan yang efektif.

Dengan adanya panduan ini, diharapkan masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan ponsel dan rekening dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Setiap langkah kecil dalam menerapkan praktik keamanan ini dapat menjadi benteng kuat dalam melindungi aset digital dari serangan penguntit digital.

Nomor Penting Pengaduan Bank Besar di Indonesia

Bagi siapa pun yang mengalami aktivitas mencurigakan di rekening atau aplikasi mobile banking pada ponsel, beberapa nomor pengaduan di bank-bank besar di Indonesia bisa dihubungi:

  • Bank Mandiri: 14000
  • BRI: 14017
  • BNI: 17000
  • BCA: 1500888

Source link