Ilmuwan Temukan Terapi Gen untuk Turunkan Kolesterol Jahat hingga 50%
Hasil Terapi Gen untuk Penurunan Kolesterol LDL dan Trigliserida
Para ilmuwan menemukan hasil awal yang menjanjikan dari terapi penyuntingan gen untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Dalam uji coba awal, satu kali pemberian terapi berbasis CRISPR-Cas9 mampu menurunkan kadar LDL hampir 50% dan trigliserida sekitar 50% selama lebih dari satu tahun. Hasil tersebut berasal dari empat pasien yang mendapatkan dosis tertinggi dalam studi percontohan. Temuan terbaru itu dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine.
CRISPR-Cas9: ‘Gunting Biologis’ untuk Penurunan Kolesterol
Terapi diberikan melalui infus dan menggunakan teknologi CRISPR-Cas9, yang kerap disebut sebagai “gunting biologis”. Teknologi tersebut bekerja dengan memotong lokasi gen tertentu untuk mengubah atau menonaktifkan fungsi gen yang menjadi target. Data terbaru yang dirilis dalam NEJM pada Jumat juga mencoba menjawab pertanyaan penting mengenai terapi tersebut, apakah efeknya benar-benar bertahan dalam jangka panjang.
Potensi Terapi Gen untuk Penyakit Jantung
LDL atau low-density lipoprotein dikenal sebagai kolesterol “jahat” yang berperan dalam penyakit jantung. Trigliserida juga berkaitan dengan risiko kardiovaskular. Jika hasil serupa dapat dibuktikan melalui uji klinis yang lebih besar, terapi tersebut berpotensi menjadi terobosan, terutama bagi orang-orang muda yang mengalami gangguan kolesterol berat.
Laffin mengatakan banyak orang bahkan menghubungi American Heart Association dan Cleveland Clinic untuk menanyakan kemungkinan mengikuti uji klinis. Meski masih dalam tahap penelitian, antusiasme masyarakat terhadap terapi penyuntingan gen tersebut mulai terlihat.












