Elon Musk: Manusia akan Menghilang
Elon Musk, CEO Tesla, memberikan peringatan mengejutkan terkait potensi punahnya populasi manusia. Hal ini merujuk pada angka kelahiran yang rendah di Singapura, mencapai 0,87 anak per wanita.
Musk merespons cuitan seorang pengguna yang menyoroti langkah Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong untuk mengatasi masalah tingkat kelahiran. Melalui akun Twitter miliknya, Musk menulis, “Manusia akan menghilang,” seperti dilansir dari Asia One, Sabtu (29/8).
Peringatan yang Disampaikan Secara Terbuka
Ini bukan pertama kalinya Musk menyuarakan keprihatinannya terhadap rendahnya tingkat kelahiran di Singapura. Pada Desember 2024, ia juga telah mengungkapkan keprihatinannya terhadap masalah tersebut. Menurutnya, negara-negara seperti Singapura berisiko punah akibat tingkat kelahiran yang rendah, populasi yang menua, dan berkurangnya angkatan kerja produktif.
Cuitan Musk tersebut viral di media sosial dan mendapat lebih dari 7,5 juta tayangan serta 20 ribu tanda suka. Respons terhadap pernyataan Musk terbagi menjadi dua, antara yang setuju dan yang mempertanyakan.
Dampak Ekonomi terhadap Tingkat Kelahiran
Salah satu pengguna menyoroti dampak kondisi ekonomi terhadap angka kelahiran. Menurutnya, biaya tempat tinggal yang tinggi merupakan salah satu faktor utama dalam menurunkan tingkat kelahiran. Kenaikan biaya perumahan secara langsung memengaruhi keputusan untuk memiliki anak.
Musk terus menyoroti masalah ini sebagai isu penting yang harus mendapat perhatian lebih lanjut. Kritik dan tanggapan terhadap pernyataannya juga mencerminkan kompleksitas permasalahan tingkat kelahiran yang terjadi tidak hanya di Singapura, tetapi juga di berbagai negara lain.












