Berita  

Dampak Perang Dua Raja Teknologi pada Seluruh Dunia

Perang Antara Elon Musk dan Sam Altman Memuncak

Jakarta, CNBC Indonesia – Konflik sengit antara dua tokoh terkemuka di dunia teknologi, Elon Musk dan Sam Altman dari OpenAI, kembali menghebohkan dunia. Perseteruan antara keduanya bermula dari keputusan OpenAI yang dipimpin Altman untuk memutus akses model kecerdasan buatan (AI) bagi platform coding populer, Cursor, setelah perusahaan tersebut diakuisisi oleh SpaceX milik Musk.

Dalam pengumumannya, OpenAI menegaskan bahwa mereka tidak akan lagi menyediakan teknologi mereka kepada Cursor mulai 12 November 2026. Keputusan ini diambil karena OpenAI meragukan integritas pihak Musk dan SpaceX dalam penggunaan teknologi AI yang disediakan.

Reaksi Telak dari Musk

Elon Musk langsung merespons dengan keras terhadap langkah OpenAI. Cuitan dari Musk di media sosial langsung membalas dengan menyebut Altman sebagai ‘penipu’ dan menuduh OpenAI telah merugikan yayasan nirlaba.

Permusuhan antara Musk dan OpenAI sudah terjadi sejak lama, terutama setelah Musk keluar dari pendanaan OpenAI pada tahun 2018. Perseteruan ini semakin memanas setelah OpenAI bertransformasi menjadi perusahaan komersial yang bekerja sama dengan Microsoft, sebuah langkah yang sangat tidak disetujui oleh Musk.

Perubahan Rivalitas dan Dukungan

Di tengah konflik antara Musk dan OpenAI, perusahaan lawan yaitu Anthropic justru menawarkan dukungan kepada Cursor di bawah kepemilikan SpaceX. Hal ini mengejutkan banyak pihak mengingat sejarah Anthropic yang pernah mengambil langkah serupa terhadap platform lain di masa lalu.

Namun, meskipun drama antara Musk, OpenAI, dan rival-rivalnya terus berlanjut, pasar teknologi global dipastikan terus memperhatikan pergerakan diantara mereka, terutama menjelang rencana initial public offering (IPO) OpenAI pada tahun depan.

Source link