Berita  

{Orang Ini Keluar Rp 234 Miliar untuk Perjalanan 80.000 Tahun!}







Rencana Misi Luar Biasa ke Bintang Terdekat Alpha Centauri

Rencana Misi Luar Biasa ke Bintang Terdekat Alpha Centauri

Sebuah rencana luar biasa baru saja diumumkan sekelompok pendiri perusahaan teknologi. Mereka berniat mengirim pesawat ruang angkasa berukuran kecil menuju bintang terdekat dari Bumi selain Matahari, Alpha Centauri. Perjalanan tersebut diperkirakan memakan waktu 80.000 tahun.

Rencana Misi Fermy Explorer

Proyek bernama Fermi Explorer ini digagas oleh para pendiri perusahaan Starcloud, startup yang berencana menempatkan data center di luar angkasa. Pesawat kecil berukuran sisi 10 sentimeter dan berat 1 kilogram itu direncanakan meluncur pada tahun 2029 dengan biaya sekitar US$ 15 juta atau sekitar Rp 234 miliar.

Selama ini rencana perjalanan ke bintang lain selalu bermasalah dengan jarak yang tak terbayangkan. Alpha Centauri, bintang terdekat, berjarak 41 triliun kilometer dari Bumi. Proyek ambisius bernama Breakthrough Starshot berharap dapat menempuh perjalanan itu dalam 20 hingga 30 tahun menggunakan teknologi pendorong laser senilai miliaran dolar.

Perspektif Misi Fermy Explorer

Fermi Explorer memilih pendekatan yang berbeda. Mereka tidak menunggu teknologi canggih yang belum ada, melainkan menggunakan teknologi yang sudah ada saat ini. Pesawat nantinya akan meluncur menumpang roket yang sudah ada dan menggunakan pendorong listrik hemat energi untuk meninggalkan Tata Surya.

Pesawat itu tidak direncanakan menyala atau mengirim sinyal saat tiba di tujuan nanti. Harapannya, peradaban manusia di masa depan yang jauh ke depan suatu hari nanti akan menemukan pesawat itu dan mengetahui bahwa ribuan generasi sebelumnya pernah mengirimkan pesan ke bintang.

Muatan pesawat berupa alat pengukur dan rekaman, serupa dengan Piringan Emas yang dibawa pesawat penjelajah Voyager milik NASA. Tujuan proyek ini juga untuk menguji Paradoks Fermi, yaitu mengapa kita belum pernah menjumpai tanda kehidupan cerdas dari tempat lain dalam alam semesta yang begitu luas.

Dengan mengirim pesawat menuju bintang lain, manusia meninggalkan jejak bahwa kita ada, dan kita berusaha melangkah keluar.

(dem/dem)


Source link