Berita  

Bahaya di Banten: Dikepung 3 Sumber Bencana

BMKG Perkuat Mitigasi Gempa dan Tsunami di Banten

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah mengintensifkan upaya mitigasi untuk menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami di Provinsi Banten, terutama di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Menyadari bahwa wilayah tersebut berada di zona rawan bencana, BMKG berupaya meningkatkan edukasi kesiapsiagaan guna mengurangi risiko di daerah tersebut.

Wilayah Banten Dikepung oleh 3 Sumber Bencana

Kabupaten Pandeglang, yang terletak di Provinsi Banten, memiliki tingkat kerawanan tinggi karena dipengaruhi oleh empat sumber utama potensi bencana: Zona Megathrust selatan Jawa, sejumlah sesar aktif (Semangko dan Ujung Kulon), Zona Graben Selat Sunda, dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Peristiwa bencana sebelumnya, seperti tsunami 2018 dan gempa bumi 2019, menjadi pengingat bahwa ancaman di Pandeglang sangat kompleks dan melibatkan berbagai faktor, tektonik maupun non-tektonik.

SLG Sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Kecamatan Sumur, yang berhadapan langsung dengan Selat Sunda, memiliki risiko bencana yang perlu dipantau secara ketat. Ancaman bencana tidak hanya berasal dari gempa bumi, tetapi juga dari aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang pernah memicu tsunami di wilayah tersebut.

Dalam upaya mengurangi risiko, BMKG telah memasang tiga unit Warning Receiver System New Generation (WRS-NG) di lokasi strategis di Kabupaten Pandeglang, serta mengaktifkan sirine peringatan dini di beberapa desa pesisir.

BMKG berharap, melalui kepedulian dan kerjasama semua pihak, upaya mitigasi bencana di Banten dapat terus ditingkatkan untuk menjaga keselamatan dan ketahanan wilayah tersebut.

Source link