Berita  

Heboh Piranha di Perairan Malaysia, Warga Diminta Tenang

Penemuan seekor ikan yang diduga piranha perut merah di Bendungan Klau, Pahang, Malaysia, masih menunggu hasil verifikasi resmi. Departemen Perikanan Pahang telah mengirim foto dan rekaman video ikan tersebut ke Fisheries Research Institute (IPP) di Glami Lemi, Negeri Sembilan, untuk memastikan spesiesnya.

Direktur Jenderal Perikanan Malaysia Datuk Adnan Hussain mengatakan pemeriksaan dilakukan bersama IPP. Pemerintah juga memantau kondisi perairan setempat dengan melibatkan komunitas perikanan darat serta sejumlah lembaga terkait. Pemantauan itu dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat penemuan ikan serupa di wilayah tersebut.

“Masyarakat tidak perlu panik dan disarankan untuk tidak mengambil kesimpulan sampai spesies tersebut diverifikasi,” kata Adnan, seperti dikutip New Straits Times, Jumat (18/9/2026).

Berawal dari tangkapan warga

Kasus tersebut bermula dari tangkapan seorang warga pada 26 Agustus 2026. Warga itu menggunakan jaring lempar di perairan Bendungan Klau, kemudian membagikan video hasil tangkapannya melalui grup WhatsApp.

Berdasarkan keterangan warga kepada petugas, hanya satu ikan yang diduga piranha tertangkap pada hari itu. Ikan tersebut berada di antara hasil tangkapan lain, yakni Lampam Sungai, Lampam Jawa, Zebra Tilapia, dan Peacock Bass.

Ikan yang diduga piranha itu mati setelah dibawa ke daratan. Warga tersebut kemudian membuangnya ke semak-semak. Petugas penyelidik selanjutnya mendatangi warga yang diketahui berprofesi sebagai pedagang ikan di wilayah itu. Ia merupakan orang yang menangkap sekaligus merekam ikan tersebut.

Penyelidikan dan klaim di media sosial

Video dan foto tangkapan itu kemudian beredar di media sosial dan memicu perbincangan mengenai kemungkinan keberadaan ikan asing di perairan Bendungan Klau. Sejumlah unggahan bahkan mengklaim ikan piranha tersebut telah memangsa buaya di bendungan.

Klaim itu menimbulkan kekhawatiran warga. Namun, Departemen Perikanan Pahang masih memproses pemeriksaan untuk memastikan jenis ikan yang terlihat dalam rekaman. Hingga penyelidikan dilakukan, belum ada kepastian bahwa ikan tersebut merupakan piranha perut merah.

Departemen Perikanan Pahang juga berdiskusi dengan masyarakat sekitar. Dari informasi yang dihimpun, belum ada laporan penangkapan ikan serupa sejak penemuan pertama pada 26 Agustus.

Direktur Perikanan Pahang Roslan Abu Hassan turut meninjau lokasi bersama perwakilan Kantor Distrik dan Pertanahan Raub, kepolisian, serta Penghulu Mukim Gali 2. Mereka menemui warga setempat yang menjadi saksi penemuan ikan tersebut. Sementara itu, rekaman video dan foto yang dikumpulkan telah diteruskan kepada IPP untuk menentukan spesies ikan secara resmi.

Source link