Samsung, vendor dunia dengan pabrik di Indonesia, telah memproduksi model A336 yang dikirimkan ke Filipina melalui pabrik tersebut. Sebagian besar produksi Samsung masih ditujukan untuk pasar domestik, namun sekitar 20% dari produknya diekspor ke luar negeri. Pemerintah berencana untuk meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari 35% menjadi 40%, yang akan mempengaruhi persiapan Samsung dan produsen smartphone lainnya. Di Indonesia, hampir semua HP yang dijual merupakan smartphone lokal, kecuali iPhone yang diimpor karena mendapatkan TKDN khusus. Samsung, bersama merek HP lainnya seperti Oppo, Vivo, dan Xiaomi, telah mendirikan pabrik atau bekerja sama dengan pabrik di Indonesia untuk merakit HP. Mereka terus mempersiapkan diri untuk memenuhi regulasi TKDN yang baru.
HP Buatan Indonesia Diekspor: Model dan Merek Terbaru
Read Also
Recommendation for You

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini baru saja mengadakan pertemuan dengan…

Pada minggu pekan lalu, sebuah bola api terang benderang terlihat menerangi langit Eropa, menciptakan ketertarikan…

Badan intelijen Belanda mengeluarkan peringatan terkait adanya aksi peretasan yang dapat menyadap akun WhatsApp dan…

Masuknya perusahaan teknologi Anthropic ke dalam daftar hitam Amerika Serikat telah menuai keprihatinan yang besar…

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diproyeksikan akan memberi kontribusi sebesar US$ 15,7 triliun…







