Di zaman digital ini, penggunaan HP telah menjadi salah satu kebutuhan vital bagi masyarakat perkotaan yang terhubung dengan internet. Namun, pandangan yang berbeda muncul dari pemimpin Telegram, Pavel Durov. Durov, sebagai otak di balik jaringan teknologi yang menghubungkan lebih dari 1 miliar pengguna global, mengungkap bahwa ia tidak aktif menggunakan HP. Dalam percakapan dengan ilmuwan komputer Lex Fridman dalam sebuah podcast, Durov dengan jujur menyatakan bahwa HP bukanlah perangkat yang ia anggap penting dalam kehidupannya.
Pertanyaan Fridman tentang hal itu ternyata membuahkan jawaban mengejutkan dari Durov. Durov mengungkap bahwa ia hanya menggunakan HP dalam situasi tertentu, seperti saat menguji fitur-fitur di Telegram. Baginya, HP tidak memiliki peran signifikan dalam kehidupannya. Durov bahkan selalu mematikan HP-nya dan menghindari terganggu oleh layar perangkat tersebut.
Filosofi sederhana Durov adalah untuk memiliki kendali penuh atas hidupnya, tanpa dipengaruhi oleh luaran seperti agenda orang lain. Ia memilih untuk fokus pada kontribusinya dalam masyarakat dan untuk mencari kebahagiaan yang sesungguhnya. Lebih memilih waktu untuk tidur daripada terlena dengan layar HP, Durov mengalokasikan waktu tidur yang cukup panjang, namun seringkali ia memanfaatkan waktu tersebut untuk memikirkan ide-ide cemerlang yang muncul di benaknya. Waktu tersebut merupakan waktu favoritnya, di mana ia merasa paling produktif dalam mengekspresikan kreativitasnya.












