Berita  

Diam-Diam HP Produksi RI di Pasar Luar Negeri: Perhatian AS!

Di Indonesia, sebuah startup bernama Unplugged telah memproduksi ponsel yang dijual di pasar global. Ponsel tersebut, UP Phone, menonjolkan keamanan privasi pengguna sebagai keunggulan utamanya. UP Phone mempunyai desain yang mirip dengan iPhone, tanpa Dynamic Island, dengan panel kamera bergaya ‘boba’ dan bezel layar tipis. Unplugged mengklaim bahwa UP Phone lebih aman daripada iPhone 16 Pro dan Galaxy S25, karena tidak memiliki permintaan DNS pihak ketiga.

UP Phone memiliki spesifikasi teknis yang mengesankan, ditenagai oleh chip MediaTek Dimensity 1200, layar AMOLED 6,67-inci, RAM 8GB, penyimpanan internal 256GB yang dapat diperluas hingga 1TB. Kamera utamanya memiliki resolusi 108MP, dilengkapi dengan kamera makro 5MP dan wide 8MP. UP Phone juga punya kamera depan 32MP. Baterainya berkapasitas 4.300 mAh dengan pengisian daya cepat 33W (kabel) dan 15W (tanpa kabel).

UP Phone juga dilengkapi dengan fitur sertifikasi IP53, koneksi Wi-Fi 6, NFC, eSIM, SIM Nano, 5G, slot USB Type-C 2.0, dan speaker ganda. Ponsel ini telah dipasarkan di beberapa negara termasuk AS dan Kanada. Reuters melaporkan bahwa Unplugged rencananya akan memproduksi UP Phone di Nevada, AS, dan berharap dapat menjaga harga penjualan di bawah US$1.000 (Rp16,2 jutaan).

Perusahaan juga berencana mengejar pengadaan komponen perangkat di AS. Penyusunan rantai pasokan yang efisien dan biaya tenaga kerja yang tinggi di dalam negeri menjadi tantangan bagi Unplugged. Namun, perusahaan merencanakan produksi dalam jumlah kecil dan stabil untuk mengatasi tantangan tersebut. Presiden AS, Donald Trump, berusaha mendorong produsen smartphone untuk merakit perangkatnya di dalam negeri dengan beberapa kebijakan yang diterapkan. Salah satunya adalah ancaman tarif tinggi untuk perusahaan yang memproduksi barang di luar AS.

Source link