Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan pembangunan ekosistem semikonduktor di dalam negeri dengan menjalin kerja sama dengan ARM Holding asal Inggris. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana tersebut, di mana pemerintah telah menyiapkan dana sebesar US$125 juta untuk kerja sama tersebut. Kabar ini muncul setelah Malaysia juga berencana bekerja sama dengan ARM dengan nilai investasi dua kali lipat dari Indonesia, yaitu US$250 juta. Malaysia akan menggunakan investasi tersebut untuk membeli desain dan teknologi chip serta penguasaan hak atas karya intelektual dari ARM untuk menghasilkan chip asli Malaysia. Selain itu, Malaysia telah mengalokasikan anggaran besar untuk pengembangan ekosistem semikonduktor melalui Strategi Semikonduktor Nasional. Sebagai lokasi industri chip yang telah berpengalaman selama 50 tahun, Malaysia menguasai 13% kebutuhan layanan global dalam industri semikonduktor.
Prabowo Siapkan Rp 2,1 Triliun Tarik Chip ke RI: Analisis Ekonomi
Read Also
Recommendation for You

Pada bulan Ramadan tahun ini, masyarakat dapat menantikan Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada…

Apple Mengadopsi Teknologi Ponsel Lipat yang Tahan Gores dan Rusak. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple…

Harga Samsung Galaxy S26 mulai bocor menjelang acara Galaxy Unpacked mendatang, menampilkan kenaikan harga untuk…

AS dan China, yang dikenal sebagai ‘musuh bebuyutan’ dan rivalitasnya dalam perang dagang serta persaingan…

Pangsa Pasar HP Global Ditutup dengan Persaingan Ketat Samsung dan Apple terus bersaing sebagai dua…







