Krisis kelangkaan chip memori global telah membawa beberapa perubahan signifikan dalam industri teknologi. Permintaan yang tinggi untuk chip memori berkinerja tinggi untuk proyek kecerdasan buatan (AI) telah membuat produsen chip mengalihkan fokus produksi mereka dari chip konvensional untuk perangkat elektronik ke chip AI. Akibatnya, terjadi kelangkaan dan kenaikan harga yang tak terelakkan. China mulai memanfaatkan situasi ini dengan meningkatkan produksi chip dalam negeri. CXMT dan YMTC, dua perusahaan asal China, baru-baru ini mengumumkan peningkatan kapasitas produksi mereka secara signifikan. CXMT fokus pada produksi DRAM, sementara YMTC lebih berfokus pada produksi NAND. Nikkei melaporkan bahwa CXMT berencana membangun kapasitas produksi chip memori baru di Shanghai, sementara YMTC berencana membangun fasilitas baru di Wuhan. Selain itu, perusahaan chip China juga tengah melantai di pasar modal untuk meningkatkan upaya kemandirian di bidang chip canggih dan mengurangi ketergantungan pada perusahaan chip asal AS seperti Nvidia. Salah satu contohnya adalah Montage Technology, yang baru-baru ini melakukan penawaran saham publik di Hong Kong dan mencatatkan lonjakan harga saham yang signifikan. Dengan kapitalisasi pasar yang terus meningkat, perusahaan chip China semakin menunjukkan dominasinya dalam pasar teknologi global.
Muncul Raksasa Baru China di Tengah Krisis Global
Read Also
Recommendation for You

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini baru saja mengadakan pertemuan dengan…

Pada minggu pekan lalu, sebuah bola api terang benderang terlihat menerangi langit Eropa, menciptakan ketertarikan…

Badan intelijen Belanda mengeluarkan peringatan terkait adanya aksi peretasan yang dapat menyadap akun WhatsApp dan…

Masuknya perusahaan teknologi Anthropic ke dalam daftar hitam Amerika Serikat telah menuai keprihatinan yang besar…

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diproyeksikan akan memberi kontribusi sebesar US$ 15,7 triliun…







