Berita  

Cara Kualitas Vaksin Bio Farma Ditingkatkan dengan AI

Tech & Telco Forum 2026: Meningkatkan Keamanan Siber dan Pertumbuhan Ekonomi Digital

Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam rangkaian acara Tech & Telco Forum 2026 dengan tema “Building a Safer Digital Nation: From Connectivity to Cyber Resilience,” pemerintah dan perusahaan di Indonesia akan membahas strategi, prospek, dan tantangan dalam memperkuat keamanan siber guna mendukung transformasi digital nasional.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempercepat adopsi teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.

Bio Farma: Transformasi Digital melalui Kecerdasan Buatan untuk Peningkatan Kualitas Produk

Di sektor industri, Bio Farma, perusahaan life science terkemuka, terus mempercepat transformasi digital melalui penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Machine Learning (ML) guna meningkatkan efisiensi, riset, serta kualitas produk vaksin yang dihasilkan.

Dialog dalam acara ini juga akan melibatkan perwakilan dari perusahaan-perusahaan terkemuka, antara lain VP IT Digital Strategy & Performance PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Jokoadi Wibowo, CEO dan President Director DataOn, Gordon James Enns, Presiden Direktur PT Ingram Micro Indonesia, Mulia Dewi Karnadi, serta Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Edwin Hidayat Abdullah, dan Vice President Digital & IT Bio Farma, Subhan Novianda.

Acara Tech & Telco Forum 2026 di CNBC Indonesia akan digelar pada Rabu, 06/05/2026, dan menjadi platform utama bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai langkah-langkah konkret dalam memperkuat keamanan siber dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Source link