Berita  

Amazon Invests Rp 589 Trillion in 4 ASEAN Countries

Amazon Investasi Infrastruktur Cloud di ASEAN Senilai Rp 589 Triliun

Jakarta, CNBC Indonesia – Amazon mengumumkan rencana investasi jumbo untuk pembangunan infrastruktur cloud di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) senilai lebih dari US$ 33 miliar setara Rp 589,21 triliun (asumsi kurs Rp 17.854 per US$). Proyek tersebut rencananya dibangun hingga tahun 2039 mendatang.

Ekspansi di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand

Proyek tersebut akan difokuskan pada empat negara utama, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand guna memperkuat ekonomi digital regional. Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon David Zapolsky menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk membangun infrastruktur serta melatih tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tingkat global.

“Amazon memiliki rencana untuk menginvestasikan lebih dari US$ 33 miliar di seluruh Asia Tenggara hingga tahun 2039. Kami membangun infrastruktur, melatih tenaga kerja lokal, dan memungkinkan bisnis di seluruh kawasan untuk bersaing secara global,” ujarnya.

Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Berdasarkan penilaian dampak ekonomi perusahaan, investasi tersebut diproyeksikan bakal menyumbang lebih dari US$ 64 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) kolektif Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand setelah seluruh tahap investasi tuntas. Ekspansi ini juga diperkirakan mampu menciptakan 56.300 lapangan kerja penuh waktu setiap tahunnya di sepanjang rantai pasok pusat data lokal.

“Pemerintah di seluruh Asia Tenggara layak mendapatkan pengakuan atas kepemimpinan mereka yang berani dalam membentuk kebijakan dan kondisi ekonomi yang mempercepat pertumbuhan dan menarik investasi global dalam bidang AI dan teknologi,” lanjut David.

Kawasan Asia Tenggara diprediksi akan bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia dengan nilai ekonomi digital mencapai US$ 560 miliar pada tahun 2030 mendatang. Dengan investasi infrastruktur cloud skala besar ini, Amazon berharap dapat mengakselerasi transformasi digital dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian di kawasan regional.

Source link