Investigasi Universitas Jenderal Soedirman Mengungkap Penyebab Terdamparnya Hiu Paus di Jawa Tengah
Penelitian Tim Unsoed Terkait Fenomena Terdamparnya Hiu Paus
Tim peneliti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan investigasi terkait fenomena terdamparnya hiu paus yang terjadi secara beruntun di pesisir selatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kejadian bermula saat seekor hiu paus jantan dewasa sepanjang 8,36 meter ditemukan terdampar di Pantai Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, pada Sabtu (23/5/2026) pagi.
Faktor Ekologis dan Antrpogenik Menjadi Sorotan Peneliti
Peneliti Unsoed menyoroti faktor ekologis kuat yang menjadi pemicu mendekatnya hiu paus ke pantai. Berdasarkan data citra satelit, perairan pesisir Cilacap hingga Kebumen memiliki konsentrasi klorofil-a yang tinggi, mengindikasikan peningkatan produktivitas perairan. Selain faktor alami, adanya ancaman aktivitas manusia juga ditemukan, seperti luka sayatan akibat baling-baling kapal dan sampah plastik dalam saluran pencernaan hiu paus.
Langkah Penelitian dan Harapan Rekomendasi Perlindungan
Untuk memperdalam diagnosa penyebab kematian hiu paus, Unsoed melakukan pengujian sampel perairan dan biologis di laboratorium universitas. Pengujian mencakup analisis kualitas air, genetik, dan kajian oseanografi. Tim peneliti berharap riset ilmiah ini dapat memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan perlindungan kawasan hiu paus di pesisir selatan Jawa.












