Berita  

Perusahaan Energi: Hacker Bobol Data 3.300 Akun

Ecopetrol Alami Pencurian Data Akun Pengguna

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan energi negara Kolombia, Ecopetrol, mengungkapkan bahwa mereka telah menjadi korban serangan siber yang menyebabkan pencurian data yang terhubung dengan sekitar 3.300 akun pengguna. Meskipun demikian, perusahaan belum dapat memastikan apakah pembobolan data tersebut akan berdampak pada kerugian material bagi Ecopetrol.

Hingga saat ini, Ecopetrol belum menemukan gangguan kritis terhadap operasional atau kapasitas produksinya akibat serangan tersebut. Tidak hanya itu, belum ada dampak keuangan langsung yang teridentifikasi oleh perusahaan akibat serangan tersebut.

Peretas Ancam Memublikasikan Data yang Dicuri

Peretas yang melakukan serangan siber terhadap Ecopetrol belum mempublikasikan data yang dicuri, seperti yang dikutip dari Reuters pada Sabtu (18/7/2026). Sebagai salah satu produsen energi terbesar di Amerika Latin dan Kolombia, Ecopetrol menyumbang lebih dari 60% produksi hidrokarbon di negara tersebut.

Ecopetrol mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi pelaku serangan siber tersebut. Meski begitu, peretas telah mengancam perusahaan dengan tuntutan pemerasan dan ancaman untuk mempublikasikan data yang berhasil mereka retas.

Potensi Dampak Serangan Terhadap Data dan Keuangan Ecopetrol

Insiden pembobolan data Ecopetrol berdampak pada lingkungan penyimpanan file berbasis cloud milik 15 anak perusahaan, termasuk Ecopetrol sendiri. Meski perusahaan berhasil mencegah serangan ransomware, Ecopetrol masih terus mengevaluasi potensi paparan data yang dapat mencakup informasi rahasia, informasi milik perusahaan, dan data pribadi.

Perusahaan memperingatkan bahwa insiden tersebut berpotensi memberikan dampak material yang merugikan terhadap bisnis, reputasi, hasil operasional, dan kondisi keuangan Ecopetrol. Ecopetrol terus berupaya untuk menangani kasus serangan siber ini secara cermat dan mengamankan data-data yang terdampak.

(luc/luc)

Source link