Berita  

Penemuan Planet Mirip Bumi: Peluang Huni Baru!

Atmosfer di Sekitar Planet Berbatu Mirip Bumi Terdeteksi

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah penemuan monumental telah dilakukan oleh para astronom. Mereka berhasil mendeteksi adanya atmosfer di sekitar planet berbatu yang mirip Bumi dan berada di zona layak huni bintangnya.

Planet ini dikenal dengan nama LHS 1140 b dan terletak sejauh 48 tahun cahaya dari Bumi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa planet ini memiliki atmosfer yang mengandung helium, menjadikannya planet berbatu pertama yang atmosfernya berhasil dideteksi secara langsung.

Planet Berbatu Pertama dengan Atmosfer di Zona Layak Huni

Selain atmosfernya yang berhasil terdeteksi, LHS 1140 b juga merupakan planet berbatu pertama yang ditemukan dengan atmosfer dan berada di zona layak huni. Artinya, planet ini memiliki jarak yang pas dari bintangnya sehingga air berpotensi untuk menggenang di permukaannya.

Planet ini memiliki lebih banyak kriteria yang memenuhi syarat sebagai planet layak huni dibandingkan dengan planet lainnya. Menariknya, atmosfer helium yang terdeteksi secara langsung ini memberikan harapan baru dalam astrobiologi dan pencarian kehidupan di luar Bumi.

Bukan Salinan Identik Bumi, Namun Mirip dalam Dua Hal Utama

Meski tidak identik dengan Bumi, LHS 1140 b dapat dianggap mirip dengan Bumi dalam dua hal utama. Pertama, komposisi keseluruhan planet berbatu ini mirip dengan Bumi. Kedua, suhu planet ini sangat mendukung keberadaan air cair di permukaannya, sebuah elemen yang esensial bagi kehidupan.

Penemuan Atmosfer di Planet Berbatu di Zona Layak Huni

Penemuan atmosfer di planet berbatu di zona layak huni merupakan terobosan baru dalam dunia astronomi. LHS 1140 b mengorbit bintang katai merah yang lebih kecil dan dingin dari Matahari, namun tetap menjaga suhu di zona Goldilocks, di mana air cair dapat eksis.

Sejak penemuan eksoplanet pertama lebih dari 30 tahun yang lalu, ilmuwan terus mencari planet yang memiliki atmosfer, terutama di zona layak huni. Dengan berhasilnya mendeteksi atmosfer helium di planet berbatu LHS 1140 b, penelitian ini menjadi tonggak penting dalam memahami asal usul serta potensi kehidupan di luar angkasa.

Source link