Berita  

Paus Mampu Tidur di Laut Tanpa Tenggelam: Penemuan Ilmuwan

Paus Sperma: Strategi Unik Saat Beristirahat di Laut Terungkap

Jakarta, CNBC Indonesia – Penelitian tentang perilaku paus sperma selama beristirahat di laut akhirnya mengungkap strategi unik yang digunakan oleh hewan raksasa ini untuk tetap berada di posisi vertikal tanpa tenggelam atau melayang ke permukaan. Melalui pengamatan selama 14 tahun di perairan Norwegia, peneliti akhirnya mengetahui rahasia di balik kemampuan paus sperma untuk beristirahat dengan nyaman.

Mekanisme Penyeimbangan Daya Apung

Paus sperma, dengan kepala berisi minyak spermaceti yang membuatnya ringan, cenderung melayang ke permukaan. Namun, untuk tetap berada di posisi vertikal dengan kepala menghadap ke permukaan, mereka perlu merilis gelembung udara secara teratur. Gelembung udara yang dilepaskan dari lubang pernapasan membantu paus sperma mengontrol daya apung tubuhnya.

Ketika paus beristirahat di dekat permukaan laut, mereka rata-rata melepaskan gelembung udara sebanyak 11 kali setiap sesi istirahat. Namun, paus yang beristirahat setelah menyelam dari kedalaman yang lebih besar hanya perlu melepaskan 3-4 gelembung untuk mencapai posisi yang diinginkan.

Cara Beristirahat yang Unik

Meskipun paus sperma tidak tidur seperti manusia, mereka beristirahat selama 6-31 menit dengan posisi vertikal di bawah permukaan laut. Ada tiga cara yang mereka gunakan untuk beristirahat, yaitu menurunkan ekor lebih dulu, menyelam sebentar sebelum memutar kepala ke atas, atau bergerak perlahan saat naik kembali dari kedalaman laut.

Penelitian ini merupakan penemuan yang menarik karena menjelaskan misteri perilaku hewan laut terbesar, serta menunjukkan adaptasi unik paus sperma terhadap hukum fisika untuk bertahan hidup di lautan.

“Saat kita mendengarkan rekaman, suara gelembung terdengar hampir di semua sesi tidur, sekitar 92 persen kasus,” ujar tim peneliti dari Universitas St Andrews.

Informasi ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan paus sperma di lingkungan laut yang penuh tekanan dan menegaskan kemampuan hewan laut ini untuk beradaptasi dengan lingkungan mereka dengan cara yang unik.

Source link