Berita  

Samsung Bagi-Bagi Duit: Ikuti Peluang Menang Rp 1.274 Triliun!

Samsung Gempur Pemegang Saham dengan Bagi-bagi Laba Fantastis

Samsung Siap Bagi US$ 71,75 Miliar kepada Pemegang Saham

Antisipasi! Samsung Electronics bakal mengumumkan kebijakan bagi-bagi laba sebesar US$ 71,75 miliar (sekitar Rp 1.274 triliun) kepada para pemegang sahamnya. Langkah gemilang ini datang menyusul pencatatan rekor laba oleh perusahaan produsen chip raksasa tersebut.

Program pembagian laba ini melibatkan dividen serta pembelian kembali saham. Samsung menyatakan akan menyisihkan 50% dari kas perusahaannya guna dinikmati oleh para pemegang sahamnya.

Devisi Terbesar dalam Sejarah Perusahaan Terbuka di Korea Selatan

Menariknya, pengumuman ini berdampak setelah rival terdekatnya, SK Hynix, meluncurkan program serupa senilai 40 triliun won atau sekitar Rp 440 triliun yang juga terkait dengan pembelian kembali saham. Hal ini telah menjadi program pembagian keuntungan terbesar dalam sejarah perusahaan terbuka di Korea Selatan. Bersamaan dengan itu, SK Hynix bersikap komitmen untuk mengalokasikan lebih dari 50% dari kas pada periode 2025-2027 untuk diterima oleh pemegang sahamnya.

Samsung nampaknya berambisi untuk mengungguli rival-rivalnya dengan menawarkan nilai yang lebih besar guna mempertahankan posisinya sebagai produsen cip memori terbesar di dunia yang tengah meraup laba besar dari lonjakan permintaan cip untuk pusat data kecerdasan buatan tembolok AI.

Laba Fantastis dari Lonjakan Permintaan Cip Memori

Adanya lonjakan tajam dalam harga dan permintaan cip memori sejalan dengan maraknya pembangunan pusat data AI di seluruh penjuru dunia. Samsung dan SK Hynix masing-masing merupakan dua produsen cip memori canggih terbesar yang diperlukan untuk mendukung mesin-mesin AI. Keuntungan besar inilah yang kemudian memungkinkan mereka untuk membagi laba dalam jumlah yang fantastis.

Informasi terkait porsi dividen dan pembelian saham bakal diumumkan secara resmi oleh Samsung setelah rapat dewan direksi yang digelar akhir bulan ini. Rencana aksi yang ditempuh Samsung dan SK Hynix dapat dilihat sebagai respons terhadap desakan dari para karyawan, terutama yang bergerak dalam serikat pekerja. Karyawan menuntut agar mereka juga dapat turut menikmati lonjakan pendapatan akibat penjualan chip yang menggila.

Source link