Berita  

Misteri Asal Usul Hajar Aswad: Peneliti Ungkap Fakta Terbaru

Hajar Aswad: Batu Misterius di Kakbah, Apa Sebenarnya?

Jakarta, CNBC Indonesia – Hajar Aswad merupakan salah satu bagian paling dikenal dari Kakbah di Masjidil Haram. Batu hitam yang berada di salah satu sudut Kakbah tersebut dalam tradisi Islam diyakini telah ada sejak masa Nabi Ibrahim dan disebut berasal dari surga. Beberapa sumber tradisional Islam menyebutnya sebagai batu yang dulunya bercahaya putih namun kemudian berubah menjadi hitam setelah menyerap dosa-dosa manusia di bumi.

Bagaimana Penjelasan Ilmiah Terkait Hajar Aswad?

Kisah Hajar Aswad mengundang rasa penasaran dari berbagai kalangan, termasuk para ilmuwan. Mereka berusaha mengungkap karakteristik batu hitam yang telah mengundang misteri selama berabad-abad ini. Para ahli membuat berbagai teori terkait dengan asal-usul dan sifat batu ini, mulai dari jenis batuan hingga klaim bahwa batu ini pernah memancarkan cahaya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa Hajar Aswad memiliki kemiripan dengan pecahan meteor. Sebuah penelitian oleh E. Thomsen menunjukkan bahwa jejak-jejak meteorit yang ditemukan di dekat Kakbah memiliki karakteristik yang serupa dengan Hajar Aswad. Misalnya, cangkang hitam yang menyelimuti lapisan berwarna putih pada pecahan meteor disebut mirip dengan kondisi Hajar Aswad.

Apakah Hajar Aswad Memang Batu Meteor?

Terlepas dari teori-teori yang berkembang, masih ada kelemahan terkait dengan asumsi bahwa Hajar Aswad berasal dari batu meteor. Batu meteor tidak mampu mengapung dan sulit untuk pecah menjadi bagian-bagian kecil, sehingga sulit dipahami bagaimana batu tersebut dapat tiba di Makkah.

Walau demikian, hingga saat ini teori terkait Hajar Aswad sebagai batu meteor masih menjadi penjelasan yang paling masuk akal. Pengamatan ilmiah terkait dengan karakteristik batuan dan jejak meteorit di sekitar Kakbah memberikan petunjuk bahwa Hajar Aswad memang memiliki kaitan dengan materi yang berasal dari luar angkasa.

Source link